Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Punya Riwayat Hipertensi? Hindari Konsumsi 5 Makanan Berikut Ini Secara Berlebihan

Tekanan darah tinggi, jarang menunjukkan gejala yang nyata. Tapi, penyakit ini meningkatkan risiko kondisi serius seperti serangan jantung atau stroke.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 06 April 2021  |  15:21 WIB
Sosis, makanan dari daging olahan. - Istimewa
Sosis, makanan dari daging olahan. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Tekanan darah tinggi atau hipertensi dan pola makan sering kali saling berkaitan. Karena apa yang Anda makan berdampak besar pada tingkat tekanan darah Anda.

Tekanan darah tinggi, jarang menunjukkan gejala yang nyata. Tapi, penyakit ini meningkatkan risiko kondisi serius seperti serangan jantung atau stroke.

Di Inggris, sekitar sepertiga orang dewasa memiliki tekanan darah tinggi, menurut NHS, meskipun organisasi tersebut mengatakan banyak yang tidak langsung menyadarinya.

Tekanan darah setiap orang akan sedikit berbeda, dan apa yang dianggap rendah atau tinggi bagi Anda mungkin dianggap normal bagi orang lain. Satu-satunya cara untuk memeriksa apakah tekanan darah Anda tinggi adalah dengan memeriksanya, dan harus sering dilakukan setiap orang.

Berkaitan dengan makanan, bagi Anda yang punya riwayat hipertensi atau tidak ingin terkena penyakit ini, ada 5 makanan yang harus Anda hindari berikut ini seperti dilansir dari Express:

1. Garam

Garam, atau khususnya natrium dalam garam, adalah penyumbang besar tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Garam meja mengandung sekitar 40 persen natrium, dimana yang direkomendasikan untuk Anda makan hanya sekitar satu sendok teh sehari.

Makanan berikut adalah penyumbang utama asupan garam harian:

a. Roti dan roti gulung
b. Pizza
c. Sandwich
d. Daging yang diawetkan
e. Sup

2. Daging olahan

Daging olahan sering kali dikemas dengan natrium saat produsen mengawetkan, membumbui, dan mengawetkannya dengan garam.

Bahkan makanan yang dijuluki 'rendah garam' cenderung mengandung natrium yang cukup tinggi, jadi cobalah dan hindari jika Anda bisa.

Diet tinggi garam dapat mengganggu keseimbangan normal natrium dalam tubuh Anda, menyebabkan retensi cairan dan selanjutnya tekanan darah yang lebih tinggi.

Menurut angka dari Action on Salt, mengurangi asupan natrium Anda dari 10g sehari menjadi 6g dapat menurunkan tekanan darah Anda. Ini bisa mengakibatkan penurunan 16 persen kematian akibat stroke dan 12 persen penurunan kematian akibat penyakit jantung koroner.

3. Gula

Gula menyebabkan obesitas, sesuatu yang diketahui semua orang, tetapi gula juga merupakan faktor utama dalam meningkatkan tekanan darah.

Gula mengganggu metabolisme Anda, misalnya dengan menyebabkan tubuh memproduksi terlalu banyak insulin dan leptin, mengurangi pengeluaran natrium dan air oleh ginjal, dan menyebabkan pembuluh darah menyempit.

Beberapa makanan manis yang harus dihindari:

a. Jus buah
b. Minuman olahraga
c. Batang protein
d. Sirup jagung fruktosa tinggi

4. Lemak jenuh dan trans

Makan terlalu banyak lemak jenuh dan lemak trans meningkatkan kolesterol jahat Anda dan, oleh karena itu, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Makanan yang mengandung banyak lemak jenuh dan trans meliputi:

a. Daging merah - daging sapi, domba dan babi
b. Kulit ayam
c. Susu penuh lemak
d. Mentega penuh lemak
e. Donat
f. Keripik
g. Pizza beku

5. Alkohol

Terlalu banyak alkohol dapat meningkatkan tekanan darah Anda secara drastis, jadi jangan heran jika Anda disarankan untuk mengurangi minuman keras.

Alkohol juga dapat mencegah obat tekanan darah apa pun yang Anda minum bekerja dengan baik melalui interaksi obat.

Selain itu, banyak minuman beralkohol yang tinggi gula dan kalori, yang berarti terlalu banyak minuman beralkohol dapat menyebabkan obesitas, yang pada akhirnya meningkatkan risiko hipertensi.

Jika mengurangi alkohol merupakan hal yang sulit bagi Anda, bicarakan dengan dokter umum atau dokter tentang pilihan Anda.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hipertensi makanan sehat
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top