Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bolehkan Vaksin Covid-19 Dosis Pertama dan Kedua Berbeda Jenis? Ini Kata Ahli

Peraturan pemerintah mengenai jenis vaksin yang berbeda tertulis pada Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/423/2021.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 06 April 2021  |  20:55 WIB
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara
Vaksin Covid-19 AstraZeneca - Antara

Bisnis.com, JAKARTA-- Saat ini masih banyak pertanyaan di masyarakat mengenai vaksin Covid-19 yang tengah dilakukan saat ini di seluruh dunia.

Tak hanya masyarakat umum, pertanyaan ini juga muncul dari tenaga kesehatan, mengenai apakah boleh memberikan jenis vaksin yang berbeda untuk vaksin pertama dan kedua.

Misalnya pada suntikan vaksin pertama menggunakan Sinovac, lalu pada tahap suntikan Vaksin kedua menggunakan AstraZeneca.

dr. Adam Prabata, pada unggahan di Instagram resminya (@adamprabata), menjawab dengan tegas tidak diperbolehkan.

"Pemberian vaksin Covid-19 yang berbeda pada suntikan atau dosis pertama dan kedua tidak diperbolehkan sesuai dengan keputusan dirjen kemenkes," ujarnya.

Peraturan pemerintah mengenai jenis vaksin yang berbeda tertulis pada Keputusan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/423/2021.

Pemberian vaksin dosis pertama dan dosis kedua harus dengan jenis vaksin yang sama

Sasaran yang mendapatkan Coronavac (Sinovac) untuk dosis sutikan pertama dapat diberikan Cov2Bio (vaksin Sinovac yang diolah Biofarma) untuk dosis suntikan kedua karena kandungannya sama.

Adam menambahkan, belum ada hasil uji klinis mengenai pemberian suntikan atau dosis pertama dan kedua vaksin Covid-19 yang berbeda. Dengan begitu, belum diketahui keamanan dan efektivitas pemberian suntikan vaksin covid-19 yang berbeda.

Saat ini sedang diselenggarakan uji klinis (Penelitian Com-COV) dengan mengombinasikan vaksin Covid-19 dari AstraZeneca dan Pfizer di Inggris. Namun

"Uji klinis mengenai pemberian vaksin Covid-19 yang berbeda pada suntikan atau dosis pertama dan kedua masih belum selesai sehingga keamanan dan efektivitasnya belum diketahui," tutup Adam.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Vaksin Covid-19
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top