Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Disneyland California Bersiap Dibuka, Ada Wahana Baru Avengers

Pandemi Covid-19 telah menekan bisnis Disney di divisi taman hiburan. Perusahaan bahkan terpaksa merumahkan 32.000 tenaga kerja di divisi ini dan memangkas pembiayaan.
Amanda Kusumawardhani
Amanda Kusumawardhani - Bisnis.com 09 April 2021  |  15:03 WIB
Mickey Mouse dan Minnie Mouse - Reuters
Mickey Mouse dan Minnie Mouse - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA – Walt Disney Co. akan membuka atraksi Avengers di taman hiburannya yang berlokasi di California bersamaan dengan pembukaan Disneyland di Anaheim, California.

Debut perdana atraksi ini direncanakan pada 4 Juni mendatang, sedangkan Disneyland di Anaheim dibuka pada 30 April tahun ini.

Sebelumnya, Disney berencana membuka atraksi Avangers tersebut pada Juli lalu, tetapi pandemic memaksa semua Disneyland di California ditutup sehingga proyek ini pun menjadi tertunda.

Kepala Pengelola Divisi Taman Hiburan Josh D’Amaro mengatakan pembukaan Disneyland di California akan diikuti sejumlah perubahan karena manajemen menyiapkan sistem untuk meminimalisir kerumunan dan kontak fisik.

Menurutnya, cara konsumen membeli makan, membeli tiket, hingga mengantri untuk naik ke wahana akan berubah.

“Ini adalah momen yang sangat menantang bagi perusahaan. Penutupan juga memberikan kesempatan pada kami untuk melakukan peningkatan pelayanan,” katanya, dikutip dari Bloomberg, Jumat (9/4/2021).

Disney mengakusisi karakter Avengers pada 2009 senilai US$4 miliar dan terus bekerja untuk mengintegrasikannya dengan taman hiburannya. Penggemar bisa melihat karakter Spider-Man terbang di udara, layaknya Tinker Bell di kastil Disneyland.

Akibat restriksi Covid-19, semua konsumen harus memesan tanggal tertentu untuk membeli tiket ke Disneyland. Mereka tampaknya harus berlomba-lama karena tiket Disneyland di Orlando, Florida, langsung habis hanya beberapa hari setelah penjualan dibuka.

D’Amaro menyebutkan memesan makanan secara online sudah menjadi keharusan. Lebih dari 80 persen pengunjung menggunakan metode tersebut untuk membeli makanan. Selain itu, sistem antrian online kemungkinan segera diterapkan untuk meminimalisir kerumunan.

Pandemi Covid-19 telah menekan bisnis Disney di divisi taman hiburan. Perusahaan bahkan terpaksa merumahkan 32.000 tenaga kerja di divisi ini dan memangkas pembiayaan.

Belanja modal taman hiburan ini merosot 30 persen menjadi US$2,9 miliar pada tahun lalu dan Disney memperkirakan angka tersebut akan terus turun pada tahun ini.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

disneyland Covid-19

Sumber : Bloomberg

Editor : Amanda Kusumawardhani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top