Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

CEO Clubhouse: Tidak Ada Data Pengguna Kami yang Bocor!

CEO Clubhouse Paul Davison mengatakan Minggu bahwa sebuah laporan yang mengklaim bahwa data pribadi pengguna telah bocor adalah palsu. Seperti diketahui, sebelumnya dilaporkan oleh CyberNews database SQL milik platform media sosial berbasis suara itu bocor dan tersebar di forum peretas daring.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 12 April 2021  |  12:29 WIB
Clubhouse merupakan aplikasi yang membiarkan penyelenggara mengadakan sebuah ruang obrolan layaknya siaran radio daring.  - Bloomberg
Clubhouse merupakan aplikasi yang membiarkan penyelenggara mengadakan sebuah ruang obrolan layaknya siaran radio daring. - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Clubhouse akhirnya angkat bicara terkait dengan munculnya laporan yang mengklaim data pengguna telah bocor.

Mengutip The Verge pada Senin (12/4/2021), CEO Clubhouse Paul Davison mengatakan Minggu bahwa sebuah laporan yang mengklaim bahwa data pribadi pengguna telah bocor adalah palsu. Seperti diketahui, sebelumnya dilaporkan oleh CyberNews database SQL milik platform media sosial berbasis suara itu bocor dan tersebar di forum peretas daring.

Adapun, data pengguna yang bocor meliputi ID pengguna, nama, nama pengguna, akun Twitter dan Instagram, serta jumlah pengikut yang diposting ke forum peretas online. Informasi sensitif pengguna seperti nomor kartu kredit termasuk di antara info yang bocor.

Clubhouse tidak segera membalas permintaan untuk informasi lebih lanjut dari The Verge pada Minggu (11/4/2021). Namun, Davison mengatakan dalam menanggapi pertanyaan bahwa platform tersebut tidak mengalami pelanggaran data.

“Tidak, ini menyesatkan dan palsu, ini adalah artikel clickbait, kami tidak diretas. Data yang dirujuk adalah semua informasi profil publik dari aplikasi kami. Jadi jawabannya adalah tidak yang pasti,” katanya.

Minggu lalu, Cyber News melaporkan bahwa data pribadi 500 juta pengguna LinkedIn telah dikikis dan diposting secara online. Perusahaan milik Microsoft mengatakan bahwa tidak ada data akun anggota pribadi dari LinkedIn yang termasuk dalam kebocoran tersebut.

Berita itu datang hanya beberapa hari setelah diketahui bahwa data pribadi sekitar 533 juta pengguna Facebook bocor secara online secara gratis. Bocoran Facebook dilaporkan termasuk nomor telepon pengguna, tanggal lahir, lokasi, alamat email, dan nama lengkap.

Clubhouse memiliki monster tahun pertama — meskipun hanya untuk undangan dan hanya tersedia di perangkat iOS — dilihat lebih dari 10 juta unduhan. Twitter, LinkedIn, Discord, Spotify, dan Slack semuanya telah diluncurkan atau sedang bekerja pada platform audio sosial yang bersaing, dan Facebook dilaporkan juga sedang mengerjakannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

aplikasi clubhouse
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Terpopuler

Banner E-paper
To top