Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ada Pergeseran, Ini 3 Tolok Ukur Pencari Pekerja Saat Pandemi Covid-19

Preferensi kerja masyarakat Indonesia mengalami pergeseran ketika pandemi Covid-19 datang. Hal ini terlihat dari survei JobStreet bersama Boston Consulting Group (BCG) dan The Network.
Desyinta Nuraini
Desyinta Nuraini - Bisnis.com 23 April 2021  |  14:18 WIB
Ada Pergeseran, Ini 3 Tolok Ukur Pencari Pekerja Saat Pandemi Covid-19
Pencari kerja memadati Indonesia Career Expo, di International Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong , Tangerang Selatan, Jumat (8/9). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - Preferensi kerja masyarakat Indonesia mengalami pergeseran ketika pandemi Covid-19 datang. Hal ini terlihat dari survei berjudul Mengupas Tren Talent Global yang dibuat JobStreet bersama Boston Consulting Group (BCG) dan The Network.

Country Manager JobStreet Indonesia Faridah Lim mengatakan sebelum pandemi, jaminan status pekerjaan, hubungan baik dengan rekan kerja, dan kesempatan pengembangan karir berada di 3 teratas faktor yang paling banyak dilihat para pencari kerja dalam memilih pekerjaan.

Ternyata, pandemi banyak mengubah preferensi kerja itu. Berdasarkan survei yang melibatkan 33.084 responden di Indonesia pada 2020 didapati bahwa 3 hal yang utama dilihat pekerja adalah hubungan baik dengan rekan kerja, hubungan baik dengan atasan, dan kompensasi keuangan.

"Menariknya hubungan baik antara rekan kerja ternyata semakin penting," ujarnya dikutip Bisnis, Jumat (23/4/2021). 

Di era Covid-19 ini menjadi penting menjalin hubungan dengan rekan kerja dan batasan. Katanya hal tersebut memberi motivasi dalam bekerja yang saat ini banyak dilakukan secara remote. 

Dalam survei ini juga disampaikan jumlah karyawan yang bekerja sepenuhnya di kantor menurun dari 68 persen menjadi 46 persen selama pandemi. Saat diberikan pilihan untuk bekerja sepenuhnya di luar kantor, bekerja sepenuhnya di luar kantor atau kombinasi bekerja di kantor dan di luar kantor, mayoritas responden  atau 68 persen memilih untuk bekerja kombinasi antara di kantor dan di luar kantor.  

Sementara itu, Farida menerangkan Indonesia berada di peringkat ke 53 sebagai negara yang diminati pekerja dari luar negeri. Peringkat ini mengalami peningkatan dari 2014 dengan posisi 65.

Survei ini juga mengungkap terdapat penurunan dalam persentase masyarakat Indonesia yang ingin bekerja di luar negeri. Pada 2014, 76 persen masyarakat Indonesia tertarik untuk bekerja di luar negeri, dan sekarang jumlahnya menjadi 46 persen.

Sementara itu, Farida membeberkan bahwa 55 persen masyarakat Indonesia tertarik untuk bekerja secara jarak jauh untuk perusahaan luar negeri. Tiga negara yang paling menarik untuk masyarakat Indonesia adalah Australia, Jepang dan Singapura.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang usaha Lowongan Kerja
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top