Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Efek Samping Vaksin Covid-19 Buatan Sinopharm

Terkait keamanan dan khasiat vaksin, tim ahli bersama ITAGI dan para ahli klinis memastikan dua dosis vaksin Sinopharm menunjukkan profile keamanan yang baik. Dan efek samping yang kecil.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 30 April 2021  |  11:56 WIB
Di dalam pabrik produksi vaksin Sinopharm di Beijing.  - Xinhua/Bloomberg
Di dalam pabrik produksi vaksin Sinopharm di Beijing. - Xinhua/Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Sinopharm buatan China.

Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan Vaksin Sinopharm yang didaftarkan oleh PT Kimia Farma merupakan vaksin produksi Beijing-Bio Institute Biological Products.Co., LtD China.

Terkait keamanan dan khasiat vaksin, tim ahli bersama ITAGI dan para ahli klinis memastikan dua dosis vaksin Sinopharm menunjukkan profile keamanan yang baik. Dan efek samping yang kecil.

Adapun kejadian efek samping lokal yang paling sering dilaporkan adalah kategori, bengkak, rasa sakit, kemerahan, "Itu termasuk kategori ringan. Itu pun sangat kecil sekitar 0,01 persen," kata Penny dalam konferensi persnya hari ini.

Sedangkan samping berat terjadi 0,01 persen. Efek samping sistemik seperti sakit kepala, nyeri otot, juga ia sebut masih dalam golongan ringan dan dapat ditoleransi dengan baik.

Berdasarkan hasil uji klinis disimpulkan pemberian vaksin inactivated Sinopharm dua dosis selang penyuntikan 21 hari hingga 28 hari di toleransi dengan baik, respons untuk meningkatkan imun dengan baik

Imogenositas 14 hari setelah suntikan kedua yang terbentuk antibodi persentase relawan antibodi netralisasi 99,92 persen untuk dewasa dan lansia 100 persen.

EUA sendiri merupakan izin yang dikeluarkan BPOM untuk penggunaan metode atau produk medis tertentu dalam hal ini penggunaan vaksin untuk pengendalian covid-19.

Sebelum di distribusikan, BPOM akan melakukan uji kelulusan produk selama 2-3 hari. Nantinya vaksin ini akan didistribusikan oleh Kimia Farma.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 Vaksin Sinopharm
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top