Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Yuk, Saksikan Pameran Bumi Rumah Kita di Senayan City

Label tekstil Sejauh Mata Memandang membuat pameran bertajuk Bumi Rumah Kitarnuntuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sampah, khususnya sampah tekstil. Acara berlangsung di Senayan City Lantai 1, Jakarta Pusat, mulai 29 April hingga 1 Agustus 2021.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 07 Mei 2021  |  11:51 WIB
Pameran Bumi Rumah Kita.  - SMM
Pameran Bumi Rumah Kita. - SMM

Bisnis.com, Jakarta – Label tekstil Sejauh Mata Memandang menggelar pameran bertajuk Bumi Rumah Kita
untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kondisi sampah, khususnya sampah tekstil. Acara di Senayan City Lantai 1, Jakarta Pusat, mulai 29 April hingga 1 Agustus 2021.

Di pameran, mereka mengajak warga masyarakat untuk mengubah perilaku, menciptakan ekosistem, dan menjadi komunitas ramah lingkungan dengan empat prinsip, yaitu kurangi, gunakan kembali, daur ulang, dan terbarukan.

Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang (SMM) Chitra Subyakto mengatakan pemicu dirinya untuk terus berkarya adalah fakta menyedihkan mengenai bumi yang darurat sampah, khususnya Indonesia dengan timbunan mencapai 13 juta ton per tahun. Dari sebanyak itu, 46 persen masih tidak terkelola.

"Oleh karena itu, kami secara konsisten menggelar berbagai inisiatif yang memungkinkan setiap orang untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus dapat menyelamatkan bumi," ujar Chitra pada keterangan pers yang diterima Bisnis, Jumat (7/5/2021).

Selama pameran berlangsung disediakan area dropbox, di mana setiap pengunjung dapat memasukkan sampah styrofoam, kantong plastik, bubble wrap, botol plastik, kemasan sachet, sampah kertas bekas, kemasan kaleng, alumunium, sampah produk kecantikan, hingga sampah tekstil untuk upcycle dan recycle.

Pada pameran ini, label tersebut juga menggandeng generasi muda untuk berinovasi dalam pengolahan sampah, antara lain aplikasi Rekosistem sebagai partner dalam mendistribusikan dan mengolah sampah yang terkumpul selama pameran, masyarakat juga dapat mengirimkan sampah anorganiknya melalui aplikasi Rekosistem untuk didaur ulang.

Kemudian dengan Rebricks yang berkontribusi dengan menciptakan inovasi mendaur ulang sampah sachet menjadi paving block, Mortier mendaur ulang tutup botol menjadi meja, rumah rio, rumah tanaman, dan kursi, serta Alvin T yang mendayagunakan ulang sampah tekstil dan kayu bekas menjadi furniture baru, Setali mendayagunakan ulang sampah tekstil menjadi karpet anyam, dan Pable yang mendaur ulang sampah tekstil menjadi bahan baru.

Daur ulang sampah tekstil sebagai hasil limbah industri fesyen menjadi perhatian khusus bagi Sejauh Mata Memandang. Koleksi Daur meliputi jenis produk yang cukup beragam, seperti selop, tas serbaguna, bantal, masker kain, topi, dan koleksi pakaian daur.

Selain itu, SMM juga menghadirkan Bingkisan Hari Raya yang meliputi Bingkisan Raya, Bingkisan Fitri, dan Sayang Sandang Sayang Alam. Setiap bingkisannya mengajak pecinta untuk semakin bijak dalam mengkonsumsi produk, khususnya produk fesyen berkelanjutan yang diharapkan dapat mengurangi limbah tekstil.

“Cita-cita Sejauh Mata Memandang dalam membuat bumi pulih perlahan dari darurat sampah, akan terus kami perjuangkan. Melalui konsep fesyen berkelanjutan yang kami jalankan, kami juga terus tiada henti mengajak masyarakat untuk mulai menggunakan produk-produk ramah lingkungan dan membuka langkah awal konsumen Indonesia untuk memulai gaya hidup berkelanjutan” tutup Chitra.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sampah daur ulang Ekonomi Sirkuler
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top