Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Baricitinib Jadi Obat Covid-19 Ketiga yang Penggunaannya Disetujui di Jepang

Baricitinib membantu menekan inflamasi yang diakibatkan dari gangguan imunitas. Obat ini sudah digunakan untuk mengobati artritis reumatoid dan dermatitis atopik.
Rezha Hadyan
Rezha Hadyan - Bisnis.com 12 Mei 2021  |  10:20 WIB
Baricitinib membantu menekan inflamasi yang diakibatkan dari gangguan imunitas. Obat ini sudah digunakan untuk mengobati artritis reumatoid dan dermatitis atopik. - Istimewa
Baricitinib membantu menekan inflamasi yang diakibatkan dari gangguan imunitas. Obat ini sudah digunakan untuk mengobati artritis reumatoid dan dermatitis atopik. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Kementerian Kesehatan Jepang telah menyetujui penggunaan obat artritis reumatoid yaitu baricitinib untuk mengobati pasien Covid-19.

Perlu diketahui bahwa obat ini merupakan obat Virus Corona ketiga yang disetujui di negara itu menyusul remdesivir dan dexamethasone.

Baricitinib membantu menekan inflamasi yang diakibatkan dari gangguan imunitas. Obat ini sudah digunakan untuk mengobati artritis reumatoid dan dermatitis atopik.

Mengutip Perusahaan Penyiaran Jepang (Nippon Hoso Kyokai/NHK) pada Rabu (12/5/2021), Eli Lilly Japan yang memproduksi dan menjual obat tersebut di Jepang dalam konferensi pers menyatakan baricitinib telah diberikan kepada lebih dari 200.000 pasien Covid-19 di seluruh dunia.

Perusahaan itu mengatakan berharap obat tersebut akan digunakan untuk mengobati antara 4.500 hingga 6.000 orang di Jepang selambat-lambatnya akhir Maret tahun depan.

Hanya pasien dewasa yang memerlukan oksigen tambahan karena pneumonia yang boleh menerima obat tersebut. Obat ini akan digunakan dalam kombinasi dengan obat antiviral remdesivir dan akan diberikan satu kali per hari.

Obat ini tidak disetujui untuk digunakan bagi wanita hamil.

Eli Lilly Japan mengatakan penggunaan baricitinib bersama dengan remdesivir mempercepat pemulihan sebanyak satu hari dari rata-rata uji klinis internasional, dibandingkan dengan kelompok pembanding yang hanya menggunakan remdesivir.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 Obat Covid-19
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top