Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Khotbah Jumat, Rhoma Irama: Indonesia Wajib Dukung Kemerdekaan Palestina

Hal itu diungkapkan Rhoma Irama saat menjadi khotib alias penceramah sekaligus imam dalam Salat Jumat di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/5/2021).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 21 Mei 2021  |  15:52 WIB
Raja Dangdut Rhoma Irama dan Soneta group beraksi meriahkan kampanye akbar di lapangan terbuka Poncol Sawangan Depok , Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). - ANTARA/Kahfie Kamaru
Raja Dangdut Rhoma Irama dan Soneta group beraksi meriahkan kampanye akbar di lapangan terbuka Poncol Sawangan Depok , Jawa Barat, Kamis (28/3/2019). - ANTARA/Kahfie Kamaru

Bisnis.com, JAKARTA - Rhoma Irama, pemusik dan pegiat keagamaan, turut angkat bicara soal kondisi Palestina yang memanas setelah Israel melakukan agresi.

Hal itu diungkapkan Rhoma Irama saat menjadi khotib alias penceramah sekaligus imam dalam Salat Jumat di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (21/5/2021).

Pada akhir ceramahnya, sosok yang digelari Raja Dangdut ini berbicara tentang kemerdekaan bangsa Palestina. Dia mengatakan, dalam kalimat pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, dikatakan bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, oleh sebab itu penjajahan di muka bumi harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan pri kemanusiaan dan keadilan.

"Bangsa Indonesia wajib mendukung kemerdekaan Palestina yang sudah 100 tahun lebih dijajah. Dengan berbagai cara, doa, donasi, dan sebagainya," kata Rhoma.

Pada awal ceramahnya, Rhoma berbicara mulai dari pentingnya seorang umat muslim menjaga ketaqwaan kepada Allah SWT selepas bulan Ramadan hingga dukungan atas kemerdekaan Palestina.

Menurut pedangdut dan pendakwah Rhoma Irama, selama sebulan penuh umat Islam telah berjuang mempertahankan ketaqwaannya. Dia mengatakan ada tujuh ciri orang yang taqwa, yaitu mempercayai ciptaan Allah termasuk yang ghaib, konsisten salat lima waktu, suka memberi, rajin berinfaq dan pandai menahan amarah.

Ciri selanjutnya adalah suka berbuat baik kepada sesama, serta segera ingat kepada Allah SWT dan mengucap kalimat Istigfar manakala terlanjur melakukan kesalahan.

"Ini tujuh sifat orang bertaqwa yang sebulan penuh kemarin kita perjuangkan. Nilai-nilai ini yang harus kita pertahankan sampai berjumpa dengan bulan Ramadan selanjutnya," ujar Rhoma.

Menurut dia, manusia merupakan makhluk yang suci sebelum akhirnya dilahirkan melalui rahim ibunya. Menginjak dewasa, kata Rhoma, manusia akan kian terpapar dengan hal yang bersifat dosa.

Allah SWT kemudian menciptakan bulan Ramadan yang dapat dimanfaatkan oleh umat muslim untuk berpuasa dan kembali suci pada Hari Raya Idul Fitri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rhoma irama palestina

Sumber : Tempo

Editor : Oktaviano DB Hana

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top