Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Hanya Atlet, Pekerja Olimpiade Tokyo Akan Divaksinasi

Selain untuk para atlet, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyediakan vaksin Covid-19 bagi mereka yang bekerja di Olimpiade Tokyo sebagai upaya meningkatkan keamanan acara olahraga global itu.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 25 Mei 2021  |  11:19 WIB
Vaksin Covid-19. Vaksin Pfizer akan diberikan kepada atlet Olimpiade dan Paralimpiade.  - ANTARA
Vaksin Covid-19. Vaksin Pfizer akan diberikan kepada atlet Olimpiade dan Paralimpiade. - ANTARA

Bisnis.com, JAKARTA - Selain untuk para atlet, Komite Olimpiade Internasional (IOC) menyediakan vaksin Covid-19 bagi mereka yang bekerja di Olimpiade Tokyo sebagai upaya meningkatkan keamanan acara olahraga global itu.

Secara keseluruhan, sasaran vaksinasi itu mencakup sekitar 20.000 orang di Jepang. Kyodo melaporkan, Senin (24/5/2021), vaksin tersebut kemungkinan ditawarkan secara gratis kepada para atlet dan staf di Jepang, di mana vaksinasi tertinggal jauh di belakang negara-negara maju lainnya dengan sebagian besar orang belum divaksin.

Diperkirakan sekitar 2.500 atlet Olimpiade dan Paralimpiade Jepang membutuhkan vaksin Covid-19.

Staf yang akan mendapatkan vaksin, yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi AS Pfizer Inc. dan mitra Jermannya Biontech SE, adalah mereka yang akan melakukan kontak dekat dengan para atlet, kemungkinan termasuk beberapa sukarelawan, penerjemah dan wasit.

Sementara penyelenggara Jepang mengatakan vaksinasi tidak diperlukan bagi orang-orang yang berpartisipasi dalam Olimpiade Tokyo, IOC awal bulan ini mengatakan bahwa vaksin Pfizer akan diberikan kepada atlet Olimpiade dan Paralimpiade.

Komite Olimpiade Jepang telah bersiap untuk mulai menginokulasi atlet pada 1 Juni di Pusat Pelatihan Nasional di Tokyo.

Presiden IOC Thomas Bach, Rabu (19/5/2021), mengatakan bahwa dia mengharapkan lebih dari 80 persen penduduk desa atlet dapat divaksin, dan menyatakan keyakinannya bahwa pertandingan tersebut dapat diselenggarakan dengan aman.

CEO panitia penyelenggara Jepang, Toshiro Muto, dalam konferensi pers, Jumat (21/5), mengatakan akan mempertimbangkan vaksinasi untuk ofisial dan pekerja Olimpiade Tokyo jika Jepang telah dapat melakukan lebih banyak vaksinasi.

Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo, yang akan diadakan setelah penundaan satu tahun karena pandemi virus corona, akan menghadirkan sekitar 15.000 atlet dari seluruh dunia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

olimpiade Vaksin Covid-19

Sumber : Antara

Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top