Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tak Sekadar Aksesoris, Ini Alasan Jam Tangan Berharga Miliaran Rupiah

Sering kali kita bertanya-tanya mengapa sebuah jam tangan bisa dijual dengan harga yang begitu mahal, bahkan ada yang mencapai hingga miliaran rupiah. Ternyata, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi alasan sebuah jam tagan bisa begitu berharga dan bermakna.
Dewi Andriani
Dewi Andriani - Bisnis.com 27 Mei 2021  |  11:00 WIB
Vacheron Constantin. Lahir di China, Yiqing Yin telah berkeliling dunia dan memelihara visinya yang intuitif dan inovatif dengan banyak pengaruh berbeda.   - Vacheron Constantin
Vacheron Constantin. Lahir di China, Yiqing Yin telah berkeliling dunia dan memelihara visinya yang intuitif dan inovatif dengan banyak pengaruh berbeda. - Vacheron Constantin

Bisnis.com, JAKARTA -- Sering kali kita penasaran tentang sebuah jam tangan bisa dijual dengan harga begitu mahal, bahkan ada yang mencapai miliaran rupiah. Ternyata, ada beberapa alasan yang melatarbelakangi sebuah jam tagan bisa begitu berharga dan bermakna.

CEO Radatime Hendra Kesuma menuturkan waktu merupakan hal sakral yang paling mulia, sumber rahasia pertama untuk mencapai kesuksesan di dalam hidup. Inilah yang memicu pengabdian tanpa akhir untuk terus mencapai kesempurnaan dalam menciptakan sebuah penunjuk waktu.

Diakui olehnya bahwa pengejaran terhadap kesempurnaan penunjuk waktu akan sulit diterima akal sehat. Namun, penunjuk waktu yang berawal untuk memenuhi kebutuhan fungsi waktu berkembang hingga mencapai kerumitan tingkat ekstrim, baik dari sisi desain, konstruksi, ketrampilan, bahan material hingga dinamika pasar.

1. Dari sisi konstruksi

Salah satu contoh konstruksi tingkat ekstrem yaitu merek Vacheron Constantin referensi 57260, diperkirakan bernilai US$8 juta atau Rp112 miliar (1US$ = Rp14.000)

Arloji ini dihargai spektakuler karena membutuhkan waktu lebih dari 8 tahun untuk memproduksinya. Terdapat sekitar 2.800 komponen, dan salah satu mesin buatan Swiss merek Tissot (kisaran harga lebih dari Rp7 juta) yaitu ETA 2836-2 dengan 66 komponen saja.

Selain itu, akurasi konstruksi yang tidak menoleransi satu kesalahan pun dari ukuran, bentuk, sudut atau keharmonisan pergerakan mekanis.

Alasan lainnya adalah mayoritas komponen adalah hand-made atau buatan tangan oleh Maestro langka di dunia. Ada 57 fungsi dalam arlogi dibandingkan dengan jam umum yang hanya memiliki 2-3 fungsi. Arloji ini terbuat dari bahan emas putih.

Harga yang sangat mahal ini bisa menjadi tidak masuk akal dan logika sebab fungsi-fungsi dan kelebihan ekstrim ini seringkali tidak tergunakan oleh orang awam.

2. Dari sisi bahan material

Merek Graff seri Diamonds Hallucination dibanderol dengan harga Rp. 797 Miliar. Jam ini mahal karena mayoritas dari material terbuat dari bahan mulia berkualitas tertinggi.

3. Dari sisi pasar

Histori merek maupun permintaan pasar juga termasuk faktor penting yang membuat harga melambung tinggi. Jam tangan adalah aksesoris ultimat (kelas tertingi) karena jam tangan merangkap fungsi yang bervariasi seperti aksesoris, perhiasan, penunjuk waktu, simbol sosial dan lain sebagainya.

"Jika ditelusuri mendalam, motivasi terdalam yang sebenarnya kenapa sebuah jam berkualitas diciptakan adalah sebuah persembahan terhadap rahasia terbesar di kehidupan ini yaitu apresiasi waktu," ungkap pemilik akun instagram @radatimeid ini.

Lantas apa yang membuat jam tangan menjadi ultimate yang bermakna?

Sebenarnya, jam tangan bermakna tidak semata-mata diukur dari harga atau seberapa prestisius jam tersebut. Namun, dari seberapa besar hubungan emosional dari sang pemakai dengan jam tersebut.

"Lumrah sekali bagi kami bertemu dengan pelanggan yang cukup memaksa untuk memperbaiki jam tangannya dengan biaya di atas harga dari jam tangan yang dibeli. Ini dikarenakan penunjuk waktu tersebut mengandung banyak sekali memori-memori yang tercatat dan tidak tergantikan oleh uang," terangnya.

Hendra mengatakan bahwa jam tangan lebih tepatnya berfungsi sebagai sebuah penghargaan, terhadap diri sendiri dan waktu. Sebuah simbol yang merefleksikan bahwa waktu adalah hal paling utama dan harus berada di posisi paling strategis pada tubuh.

"Sebuah lokasi yang memudahkan sang pemakai untuk mengaksesnya yaitu di pergelangan tangan. Seseorang yang menghargai waktu cenderung memastikan bahwa waktu berada di kendalinya," tuturnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

fashion jam tangan
Editor : Fatkhul Maskur

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top