Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ini Penjelasan Mengapa Perokok Lebih Mudah Terpapar Covid-19

Merokok akan mengganggu pembuluh darah dan memudahkan penyempitan pembuluh darah yang mengganggu pada jantung (gangguan arteri koroner).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Mei 2021  |  13:23 WIB
Ilustrasi - Antara
Ilustrasi - Antara

Bisnis.com, MEDAN - Perokok termasuk kelompok yang rentan atau lebih mudah terpapar Covid-19.

Perokok memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami penurunan imunitas. Itu sebabnya perokok mudah mengalami serangan Covid-19 yang lebih parah jika dibandingkan dengan mereka yang tidak merokok.

Dosen Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Delyuzar M.Ked (PA), Sp.PA (K) mengemukakan merokok dapat mempengaruhi kinerja saluran pernapasan.

"Merokok juga dapat mengurangi pergerakan bulu getar (cilia) pada saluran pernapasan, mudah infeksi kronis, sehingga kalau terjadi serangan Covid-19, gangguan jaringan saluran pernapasan menjadi lebih rentan dan lebih berat," kata Dr Delyuzar, Senin (31/5/2021).

Ia menjelaskan merokok akan mengganggu pembuluh darah dan memudahkan penyempitan pembuluh darah yang mengganggu pada jantung (gangguan arteri koroner).

Selain itu, pembuluh darah lainnya bisa menyebabkan serangan jantung (penyempitan jaringan otot jantung terganggu) yang disebut MCI atau myocardiac infark.

"Penyempitan di pembuluh darah penis menyebabkan impotensi, penyempitan pembuluh darah pada otak kita sebut sebagai stroke (ada yang menyebabkan perdarahan, ada yang menyebabkan sumbatan darah dan menyebabkan infark pada otak," ujar Delyuzar yang  juga Tim Ahli Covid-19 Balitbang Sumatra Utara dan Anggota Dewan Riset Daerah Sumut.

Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, WHO memperkirakan pada 2030, dari 70 persen kematian yang disebabkan oleh rokok akan terjadi di negara-negara berkembang termasuk Indonesia.

Sejalan dengan hal tersebut, Riset Kesehatan Dasar 2010 menyebutkan prevalensi perokok saat ini sebesar 34,7 persen. Itu berarti lebih dari sepertiga penduduk merupakan perokok.

Pengembangan Pedoman Kawasan Tanpa Rokok sangat tepat dan harus menjadi agenda pemerintah pusat dan daerah. Penerapan pedoman ini perlu didukung oleh berbagai pihak agar dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perokok Virus Corona Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antara

Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top