Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kemenkes Targetan 5 Juta Orang Berhenti Merokok Tahun Ini

Kebiasaan merokok memiliki dampak sangat luas tak hanya bidang kesehatan namun juga ekonomi.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 01 Juni 2021  |  14:41 WIB
Kemenkes Targetan 5 Juta Orang Berhenti Merokok Tahun Ini
Ilustrasi - pixabay.com

Bisnis.com, JAKARTA – Memperingati Hari Tanpa Tembakau Sedunia pada Senin (31/5/2021) Kementerian Kesehatan menargetkan ada 5 juta masyarakat bisa berhenti merokok tahun ini.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menyebutkan Kementerian Kesehatan berkomitmen penuh untuk mengurangi jumlah perokok aktif di Indonesia.

Pasalnya, kebiasaan merokok memiliki dampak sangat luas tak hanya bidang kesehatan namun juga ekonomi. Untuk itu, perlu ada dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar tujuan baik ini bisa tercapai.

“Tahun ini kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung Gerakan Berhenti Merokok dengan target meraih 5 juta orang perokok berkomitmen berhenti merokok apa pun jenisnya,” kata Wamenkes dalam keterangan resmi Kemenkes, Selasa (1/6/2021).

Wamenkes menjabarkan bahwa Kementerian Kesehatan bersama pemda dan mitra pembangunan terkait telah melakukan sejumlah strategi.

Beragam langkah disiapkan untuk mengendalikan produk rokok dan produk tembakau lainnya dengan pelarangan iklan rokok, promosi dan sponsorship, perluasan Kawasan Tanpa Rokok (KTR), melakukan edukasi bahaya merokok, dan menaikkan cukai rokok.

Selain memperkuat implementasi kebijakan tersebut, Kementerian Kesehatan berupaya menghadirkan pelayanan bagi masyarakat yang sudah telanjur menjadi perokok untuk berhenti merokok. Kemenkes menyediakan akses layanan konseling di fasilitas pelayanan kesehatan.

Kemenkes juga melakukan terobosan baru dengan menghadirkan layanan berhenti merokok melalui sambungan telepon bebas biaya di Quit Line Berhenti Merokok 0-800-177-6565.

“Inovasi ini merupakan wujud [upaya] pemerintah untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin berhenti merokok namun tidak memiliki waktu untuk ke fasyankes,” ujar Dante.

Kemenkes optimistis semakin berkurangnya jumlah perokok di Indonesia akan berdampak baik bukan saja di sektor kesehatan namun juga ekonomi.

Dampak dimaksud di antaranya terjadi peningkatan derajat kesehatan masyarakat, menghemat pembiayaan negara di bidang kesehatan, dan menyelamatkan masa depan generasi bangsa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kemenkes hari tanpa tembakau merokok
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top