Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Garap Logistik Impor, Bisnis Wilopo Cargo Terus Bertumbuh

Wilopo Cargo saat ini memiliki tiga bisnis baru dengan jumlah tim telah sebanyak 80 orang dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun.
Thomas Mola
Thomas Mola - Bisnis.com 09 Juli 2021  |  20:18 WIB
Logo Wilopo Gargo - Istimewa
Logo Wilopo Gargo - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Meningkatnya aktivitas perdagangan ekspor-impor memberi berkah bagi bisnis logistik khususnya Wilopo Cargo. Merintis bisnis logistik sejak 2019, Wilopo Cargo saat ini telah memiliki tiga lini bisnis yang fokus logistik impor.

Wilopo Cargo dirintis oleh Gusmavin Willopo yang melihat tren peningkatan impor barang sehingga memutuskan untuk membangun bisnis ekspedisi. Tambah lagi, pertumbuhan bisnis e-commerce pada 2018 dan 2019 menjadi faktor eksternal yang membantu perkembangan bisnis.

“Berawal dari belajar dunia online secara otodidak, lalu bekerja freelance jasa pembuatan website. Akhirnya saat sedang dalam proses pengerjaan website dan program backend suatu perusahaan logistik, saya melihat peluang untuk membuka bisnis ini. Kebetulan saya juga memiliki passion di bisnis,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (9/7/2021).

Menangkap peluang tersebut, pria kelahiran 1995 ini memulai bisnis Wilopo Cargo pada 2019 yang khusus melayani ekspedisi logistik impor dari China ke Indonesia. Gusmavin mengakui tidak mudah membangun bisnis karena kerap kali jatuh bangun.

Dia mengaku pernah mengalami kerugian hingga miliaran rupiah ketika menjalankan bisnis logistiknya. Namun, momen tersebut menjadi pengalaman berharga untuk lebih cermat dan berhati-hati dalam menjalankan usaha.

"Saya menerapkan mindset positif bahwa dengan gagal, saya sedang level up diri saya sendiri. Dengan menaruh diri di luar zona nyaman, saya terdorong untuk mencari jalan keluar dan terus berkembang,” katanya.

Berkat kegigihan dan dukungan keluarga, saat ini Wilopo Cargo berkembang cukup pesat. Wilopo Cargo saat ini memiliki tiga bisnis baru dengan jumlah tim telah sebanyak 80 orang dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun.

Gusmavin juga telah ekspansi bisnis forwarding dari nol hingga mampu menghasilkan omzet per bulan yang sangat baik. Ketiga lini bisnis Wilopo Cargo itu ialah Wilopo Cargo, Toko Cuan yang merupakan aplikasi dropship reseller, dan Globeli marketplace China-Indonesia.

“Saat ini kami memiliki holding group bernama Wilopo Group yang mencakup 3 lini bisnis yakni Wilopo Cargo, Toko Cuan dan Globeli. Delivering Your Dream menjadi motto utama kami dalam mengelola perusahaan,” katanya.

Dari pengalaman membangun Wilopo Cargo, Gusmavin berpesan bagi para entrepreneur baru bahwa jangan terlalu banyak alasan untuk memulai. Siapkan diri untuk mulai saja dulu selangkah demi selangkah, nantinya secara otomatis diri sendiri akan di push untuk berpikir.

“Walapun tidak pernah kuliah atau mengecap pendidikan di universitas, saya memiliki semangat, usaha, serta keyakinan yang besar. Dalam berbisnis, done is better than perfect,” katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

peluang bisnis e-commerce toko online
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top