Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jarang Diketahui, 4 Efek Samping Makan Selai Kacang

Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengolah kacang tanah menjadi selai kacang dapat menurunkan kadar aflatoksin sebanyak 89%. USDA juga memantau makanan untuk memastikan produk selai kacang tidak melewati batas yang direkomendasikan.
Janlika Putri Indah Sari
Janlika Putri Indah Sari - Bisnis.com 24 Agustus 2021  |  18:26 WIB
Selai kacang
Selai kacang

Bisnis.com, JAKARTA – Selai kacang adalah bagian dari camilan favorit banyak orang sepanjang masa. Namun, konsumsi selai kacang berlebihan akan membuat beberapa efek samping yang tidak menguntungkan bagi tubuh.

Dilansir dari eatthis, Selasa (24/8/2021) berikut efek samping makan selai kacang yang wajib diketahui :

1. Dapat menyebabkan refluks asam

Trista Best, MPH, RD, LD mengatakan, makan terlalu banyak selai kacang dapat menyebabkan timbulnya atau iritasi gangguan refluks asam umum, atau dikenal sebagai GERD.

Untuk konteksnya, GERD adalah gangguan pencernaan yang terjadi ketika asam lambung atau makanan dan cairan mengalir kembali ke kerongkongan dari perut yang menyebabkan sensasi terbakar.

"Selai kacang baik-baik saja bagi mereka yang menderita GERD jika dalam jumlah sedang, karena ini adalah makanan yang relatif tinggi lemak," katanya.

Makanan berlemak dapat menyebabkan kumpulan otot yang memisahkan kerongkongan dari perut Anda yang disebut sfingter esofagus bagian bawah (LES). Otot tersebut menjadi rileks dan memungkinkan aliran asam lambung merayap kembali ke kerongkongan Anda.

2. Konsumsi lemak tidak sehat

Berbicara tentang makanan berlemak, beberapa merek selai kacang mungkin menyelipkan lebih banyak minyak ke dalam selai kacang.
Selai kacang adalah sumber asam lemak tak jenuh tunggal dan tak jenuh ganda yang sehat. Namun, beberapa merek komersial cenderung mengemas minyak ekstra, seperti minyak sawit atau minyak sayur terhidrogenasi penuh ke dalam toples selai kacang.

Kandungan minyak tersebut yang menyumbangkan lemak jenuh.

Sebagai gantinya, coba cari pilihan selai kacang alami yang hanya mengandung kacang tanah dan mungkin garam.

3. Tingkatkan asupan gula tambahan

Beberapa merek komersial selai kacang mungkin juga memasukkan gula tambahan ke dalam produk mereka. Tidak heran jika ahli diet terdaftar menempatkan beberapa label selai kacang sebagai salah satu pilihan selai kacang terburuk di pasaran.

4. Selai kacang mungkin mengandung jenis jamur yang berbahaya

Anehnya, selai kacang bisa mengandung karsinogen yang disebut aflatoksin. Kandungan tersebut biasa ditemukan dalam jamur yang disebut Aspergillus. Kacang tanah tumbuh di bawah tanah dan cenderung dijajah oleh jamur.

Namun beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengolah kacang tanah menjadi selai kacang dapat menurunkan kadar aflatoksin sebanyak 89%. USDA juga memantau makanan untuk memastikan produk selai kacang tidak melewati batas yang direkomendasikan. Beberapa penelitian pada manusia juga telah menghubungkan paparan aflatoksin dengan kanker hati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kacang tanah selai
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top