Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Ini 5 Tanda Anda Mengalami Obesitas

Berikut 5 tanda Anda mengalami obesitas tanpa disadari seperti dilansir dari Times of India, Sabtu (25/9/2021).rnrn1
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 25 September 2021  |  18:12 WIB
Waspada! Ini 5 Tanda Anda Mengalami Obesitas
Ilustrasi perempuan mengalami obesitas - Freepik.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Obesitas merupakan kondisi kesehatan kritis yang telah menjadi epidemi selama beberapa dekade terakhir. Waspada, ini 5 tanda Anda mengalami obesitas tanpa disadari.

Obesitas terjadi karena dua faktor, pola makan dan gaya hidup yang tak sehat. Menjadi bugar tidak hanya penting untuk terlihat menarik, tetapi juga untuk menurunkan risiko terkena penyakit kronis.

Untuk menghindari obesitas, Anda harus mulai menjaga berat badan terlebih dahulu. Dengan demikian, Anda tidak harus melalui seluruh proses penurunan berat badan setelah beberapa saat.

Ada beberapa tanda yang menunjukkan kenaikan berat badan Anda berubah menjadi sesuatu yang serius. Jika ini terjadi, Anda perlu mengambil tindakan yang tepat untuk mengendalikannya sebelum menjadi parah.

Berikut 5 tanda Anda mengalami obesitas tanpa disadari seperti dilansir dari Times of India, Sabtu (25/9/2021).

1. Baju Menjadi Sempit

Sedikit kenaikan dalam berat badan Anda dalam satu atau dua bulan adalah normal. Pada wanita, ini cukup umum dekat dengan siklus menstruasi bulanan mereka, yang terutama terjadi karena perubahan hormonal dan retensi air.

Namun, jika Anda merasa sulit untuk mengenakan pakaian biasa atau pakaian baru yang baru saja Anda bawa beberapa bulan yang lalu, maka itu adalah tanda peringatan.

Apakah Anda tidak akan bisa menutup kancing, terutama bagian tengah atau lengan Anda akan pas atau pinggang denim tidak pas? Jangan anggap remeh tanda-tanda obesitas ini.

2. Kaki Bengkak

Berat badan yang berlebihan atau obesitas memberi tekanan pada sistem saraf di kaki dan kaki Anda yang membawa darah ke jantung dan sebaliknya. Jadi, ketika Anda kelebihan berat badan, saraf tidak mampu membawa darah dengan baik sehingga menyebabkan pembengkakan di kaki.

Dalam kasus yang parah, orang yang menderita obesitas juga mungkin memiliki varises atau gumpalan. Selain itu, penambahan berat badan juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang dapat menempatkan mereka pada risiko serangan jantung.

3. Kelelahan

Jika Anda merasa lelah sepanjang waktu, periksa apakah berat badan Anda bertambah dalam beberapa bulan terakhir. Orang yang mengalami kenaikan berat badan sering merasa lelah di pagi hari bahkan setelah tidur malam yang nyenyak.

Hal itu terjadi karena obesitas mengganggu aliran pernapasan di malam hari, yang pada gilirannya menyebabkan sleep apnea. Orang-orang ini mendengkur di malam hari dan bahkan sering terbangun, yang berdampak pada kualitas tidur mereka dan membuat mereka merasa lelah di siang hari.

4. Sesak Napas

Sesak napas dikaitkan dengan banyak kondisi kesehatan, dan salah satunya adalah penambahan berat badan. Orang dengan berat badan berlebih sering menumpuk banyak lemak di sekitar dada mereka, yang menghambat pernapasan normal mereka.

Mereka mulai merasa kehabisan napas setelah melakukan pekerjaan rumah tangga sederhana. Bahkan, setelah berjalan dan mengangkat beban berat adalah tantangan bagi mereka. Dalam kasus yang parah, mereka bahkan mungkin kesulitan bernapas dengan benar saat berbaring.

5. Haid Tak Teratur dan Sembelit

Pada wanita, kenaikan berat badan menyebabkan masalah hormonal yang mengganggu siklus menstruasi bulanan mereka. Bahkan nyeri haid bisa menjadi terlalu berat untuk ditangani.

Selain itu, penambahan berat badan juga dapat menyebabkan masalah sembelit baik pada pria maupun wanita. Tidur yang buruk membuat perut sulit mencerna makanan dan akibatnya, orang tersebut merasa sembelit di pagi hari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obesitas diet gaya hidup sehat
Editor : Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top