Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Keluarga Brandon Lee Buka Suara atas Tragedi Penembakan Tak Sengaja di Set Film Rust

Keluarga Brandon Lee, yang juga mengalami tragedi yang sama dengan Halyna Hutchins, mengucapkan bela sungkawa.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 24 Oktober 2021  |  10:54 WIB
Keluarga Brandon Lee Buka Suara atas Tragedi Penembakan Tak Sengaja di Set Film Rust
Brandon Lee, aktor dari anak Bruce Lee, yang juga mengalami kejadian sama /tragedi penembakan di set/ seperti saat syuting Rust yang dilakukan oleh Alec Baldwin.
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Keluarga Brandon Bruce Lee turut memberikan suara mengenai pemberitaan tragedi mengenaskan di set film Rust.

Lee, yang merupakan putra ikon seni bela diri Bruce Lee, meninggal pada usia 28 Maret 1993, saat syuting "The Crow" di North Carolina.

Namanya mulai menjadi tren di Twitter setelah anggota komunitas online mencatat kesamaan dalam keadaan seputar kematiannya dan Halyna Hutchins, sinematografer yang tertembak oleh aktor Alec Baldwin.

Melalui akun Twitter Brandon Bruce Lee, keluarga tersebut turut memberikan kalimat bela sungkawa.

"Hati kami tertuju pada keluarga Halyna Hutchins dan Joel Souza dan semua yang terlibat dalam insiden 'Rust'," tulis akun tersebut pada Jumat (22/10/2021).

Pihak keluarga Brandon Lee kemudian mengatakan bahwa tak boleh ada yang mengalami kejadian serupa di sebuah set film.

"Tak seorang pun boleh terbunuh oleh pistol di lokasi syuting,"

Sebelumnya, Jaksa Wilayah Jerry Spivey mengumumkan bahwa tidak ada tuntutan pidana yang akan diajukan atas kematian Lee, dengan mengatakan bahwa meskipun kelalaian adalah faktornya, tidak ada bukti pelanggaran pidana, New York Times melaporkan pada September 1993.

Ibunda Brandon, Linda Lee Cadwell, mengajukan gugatan perdata terhadap studio karena kelalaian yang terjadi di dalam set film. Namun tuntutan tersebut diselesaikan di luar pengadilan.

Kemudian pada 2005, Massee, yang meninggal pada 2016 dalam usia 64 tahun, mengaku trauma dengan tragedi tersebut.

"Apa yang terjadi pada Brandon adalah kecelakaan yang tragis. Itu adalah sesuatu yang akan saya jalani ... Butuh waktu yang lama bagi saya untuk tidak terlalu memikirkannya untuk dapat melanjutkan hidup saya. ," katanya kepada Extra TV.

"Ini sangat pribadi. Ini adalah sesuatu yang saya ingin pastikan ketika saya bekerja bahwa itu tidak pernah terulang. Oleh karena itu, saya sangat sadar akan hal-hal yang salah di set,"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

penembakan Alec Baldwin
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top