Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Studi Ungkap Pupil di Mata Anda dapat Melihat Informasi Numerik

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ukuran pupil tidak hanya dipengaruhi oleh cahaya: ilusi visual yang melibatkan kecerahan, ukuran, dan konteks memiliki efek juga, mendukung gagasan bahwa pelebaran di mata kita ini setidaknya sebagian dikendalikan oleh sinyal yang lebih tinggi di otak.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 27 Oktober 2021  |  17:07 WIB
Pupil mata
Pupil mata

Bisnis.com, JAKARTA – Ukuran pupil di mata kita bergantung pada seberapa baik pencahayaan lingkungan kita, tetapi ada hal menarik yang mungkin belum pernah Anda ketahui. Para ilmuwan kini telah menemukan bahwa pupil juga berubah ukuran tergantung pada berapa banyak objek yang kita amati.
 
Semakin banyak objek dalam sebuah adegan, semakin besar ukuran pupilnya, seolah-olah untuk mengakomodasi semua yang harus dilihatnya dengan lebih baik. ‘Numberositas yang dirasakan’ ini adalah refleks yang sederhana dan otomatis, menurut sebuah penelitian baru.
 
Dalam sebuah studi baru yang dipublikasikan di Nature Communications, para peneliti mengamati ukuran pupil 16 peserta saat mereka melihat gambar titik-titik. Dalam beberapa gambar, titik-titik itu dihubungkan bersama dalam bentuk halter, menciptakan ilusi bahwa ada lebih sedikit objek, dan ukuran pupil kemudian menyusut.
 
“Hasil ini menunjukkan bahwa informasi numerik secara intrinsik terkait dengan persepsi,” kata Elisa Castaldi, psikolog dan ahli saraf dari University of Florence di Italia, melansir Science Alert, Rabu (27/10/2021).
 
Ini bisa memiliki implikasi praktis yang penting. Misalnya, Castaldi menjelaskan, kemampuan ini dikompromikan dalam diskalkulia yang merupakan disfungsi dalam pembelajaran matematika, “jadi percobaan kami mungkin berguna dalam identifikasi awal kondisi ini pada anak-anak yang sangat muda.”
 
Meskipun jumlah titik hitam atau putih dalam gambar yang dilihat tidak berubah, jumlah objek yang dirasakan berubah, karena garis yang bergabung.
 
Para peserta diminta untuk melihat gambar-gambar ini secara pasif, tanpa memberikan perhatian khusus pada jumlah keseluruhan item dan tanpa tugas khusus untuk diselesaikan.
 
Adapun dari mana reaksi ini berasal, kemungkinan terkait dengan kebutuhan untuk bertahan hidup kebanyakan spesies dianggap memiliki ‘indera angka’ khusus yang memungkinkan mereka untuk menemukan musuh di alam liar, menemukan makanan, kembali ke rumah, dan banyak lagi.
 
Ketika berbicara tentang manusia, mampu menimbang angka adalah sesuatu yang tampaknya muncul segera setelah beberapa jam setelah lahir, bahkan jika Anda buruk dalam matematika, Anda memiliki bakat bawaan untuk menilai angka, dan tampaknya pelebaran pupil kita adalah bagian dari respons terhadap hal itu.
 
“Ketika kita melihat-lihat, kita secara spontan merasakan bentuk, ukuran, gerakan, dan warna sebuah pemandangan,” kata David Burr, psikolog dari University of Sydney di Australia, dan juga berafiliasi dengan University of Florence.
 
“Spontan juga, kita melihat jumlah item di depan kita. Kemampuan ini, yang dimiliki oleh sebagian besar hewan lain, merupakan dasar evolusi: itu segera mengungkapkan jumlah penting, seperti berapa banyak apel yang ada di pohon, atau berapa banyak musuh yang menyerang.” tambahnya.
 
Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa ukuran pupil tidak hanya dipengaruhi oleh cahaya: ilusi visual yang melibatkan kecerahan, ukuran, dan konteks memiliki efek juga, mendukung gagasan bahwa pelebaran di mata kita ini setidaknya sebagian dikendalikan oleh sinyal yang lebih tinggi di otak.
 
Para peneliti ingin menggali lebih jauh mengapa ini terjadi, dan apa lagi yang bisa berdampak pada ukuran pupil, seperti gerakan yang dibutuhkan mata untuk menangkap segala sesuatu yang muncul dalam sebuah adegan.
 
Dan masih banyak lagi yang bisa dijelajahi di sini. Mata kita tampaknya lebih sensitif terhadap jumlah item yang kita lihat daripada bagaimana mereka ditempatkan atau diatur, yang merupakan reaksi lain yang dapat dianalisis dalam studi masa depan.
 
“Penelitian terbaru dari laboratorium kami menunjukkan bahwa ukuran pupil juga diatur oleh faktor kognitif dan persepsi,” kata Paola Binda, ahli fisiologi dari Universitas Pisa di Italia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

studi mata
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top