Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Fakta Kanker Prostat yang Diderita Susilo Bambang Yudhoyono

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengidap kanker prostat. Berikut gajela dan pengobatan kanker prostat yang perlu Anda tahu.
Nancy Junita
Nancy Junita - Bisnis.com 02 November 2021  |  13:06 WIB
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. - Twitter @Andiarief_
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono. - Twitter @Andiarief_

Bisnis.com, JAKARTA - Presiden Indonesia keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) didiagnosis mengidap kanker prostat.

Apa itu kanker prostat dan bagaimana pengobatannya?

Kanker prostat adalah kanker pada pria yang berkembang di dalam kelenjar prostat, dan umumnya ditandai dengan gangguan buang air kecil.

Sebagian besar penderita kanker prostat berusia di atas 65 tahun. Kanker ini tidak bersifat agresif dan berkembang secara perlahan.

Prostat adalah kelenjar kecil yang terletak di bagian dasar kandung kemih. Kelenjar ini merupakan bagian dari sistem reproduksi dan posisinya mengelilingi saluran yang membawa urine dari kandung kemih ke penis.

Prostat juga berfungsi sebagai penghasil semen, yaitu cairan yang dikeluarkan bersama sperma saat ejakulasi.

Dikutip dari alodokter.com, Selasa (2/11/2021), menurut data WHO, kanker prostat adalah salah satu jenis kanker yang paling sering dialami oleh pria.

Diperkirakan sekitar 1,3 juta pria di seluruh dunia menderita kanker prostat. Di Indonesia sendiri, kanker prostat menempati urutan ke-2 sebagai jenis kanker yang paling banyak diderita pada pria.

Penyebab Kanker Prostat

Penyebab kanker prostat adalah mutasi atau perubahan genetik pada sel-sel di kelenjar prostat. Namun, penyebab mutasi itu sendiri belum diketahui secara pasti.

Selain itu, ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kanker prostat, antara lain:

Pertambahan usia

Menderita obesitas

Pola makan kurang serat, misalnya kurang asupan antioksidan seperti likopen

Paparan bahan kimia

Menderita penyakit menular seksual

Memiliki keluarga yang menderita kanker prostat

Gejala Kanker Prostat

Kanker prostat tidak menimbulkan gejala apa pun pada tahap awal. Namun, ketika kanker makin membesar atau kelenjar prostat mengalami peradangan, penderita akan merasakan gejala berupa gangguan buang air kecil, misalnya susah buang air kecil atau buang air kecil kurang lancar.

Skrining dan Diagnosis

Skrining kanker prostat dalam bentuk tes PSA dan colok dubur masih menjadi hal yang kontroversial, karena tes ini tidak dapat memberikan hasil yang spesifik.

Hasil tes yang tidak akurat dapat membuat pasien menjalani pemeriksaan dan penanganan yang sebenarnya tidak perlu dan justru membahayakan.

Untuk mendeteksi dan mengetahui stadium kanker prostat, dokter akan melakukan pemeriksaan USG prostat, MRI, dan biopsi prostat.

Pengobatan Kanker Prostat

Dokter akan menentukan jenis pengobatan berdasarkan tingkat keparahan kanker dan kondisi pasien secara keseluruhan.

Metode pengobatan yang dapat dilakukan adalah operasi, radioterapi, terapi hormon, kemoterapi, dan krioterapi.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sby Kanker Prostat
Editor : Nancy Junita

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top