Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

7 Hal Penting yang Harus Dilakukan Saat Terkena Stroke

Stroke adalah kondisi medis umum di seluruh dunia dan penyebab utama kematian yang mungkin tidak menunjukkan tanda peringatan sebelum menyerang.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 03 November 2021  |  10:08 WIB
Stroke - webmd.com
Stroke - webmd.com

Bisnis.com, JAKARTA - Ketika Anda atau keluarga Anda ada yang mengalami serangan stroke mendadak, hal yang harus dilakukan adalah mencari seseorang untuk membantu Anda mendapatkan pertolongan pertama

Anda harus cepat dalam menanggapi dan bereaksi ketika membantu seseorang, tetapi bersikap tenang adalah yang terpenting dan tergesa-gesa dapat membuat Anda melakukan kesalahan yang mengancam jiwa.

Stroke adalah kondisi medis umum di seluruh dunia dan penyebab utama kematian yang mungkin tidak menunjukkan tanda peringatan sebelum menyerang. Hal ini dapat menyebabkan cacat permanen seperti kelumpuhan. Jadi ketika seseorang mengalami gejala seperti stroke, sangat penting untuk memberikan bantuan medis kepada mereka sedini mungkin.

Dr Apurva Sharma, konsultan-neurologi, Rumah Sakit Columbia Asia, Palam Vihar, mengatakan seseorang yang menderita stroke mungkin tampak bingung, merasa lemah di satu sisi tubuh, dan mungkin tiba-tiba tidak dapat berjalan atau berbicara dengan jelas. “Hal ini terjadi karena aliran darah terbatas pada bagian otak tertentu, yang disebabkan oleh penyumbatan atau kebocoran pada pembuluh darah. Penting untuk memahami tanda dan rencana tindakan ketika melihat seseorang menderita gejala stroke,” tambahnya.

Menurut dokter, ada doktrin pertolongan pertama pada stroke yang harus dipatuhi. Jika Anda sendirian, disarankan untuk mencari seseorang untuk membantu Anda mengikuti pertolongan pertama.

Kemudian berikut beberapa hal yang harus Anda lakukan seperti dilansir dari Indianexpress :

1. Jangan menunggu gejala membaik

Menunggu dan melihat apakah gejala stroke membaik bisa berakibat fatal. Karena stroke disebabkan karena penyumbatan suplai darah ke otak, intervensi medis profesional diperlukan.

2. Gunakan F.A.S.T. teknik

Untuk memastikan apakah seseorang mengalami stroke, kita perlu memeriksa apakah mereka dapat tersenyum dengan benar, mengangkat tangan, dan mengulang kalimat, jika gagal, kita harus mencari bantuan medis.

3. Panggil ambulans dan ucapkan kata 'stroke'

Seorang pasien harus menghindari mengemudi ke rumah sakit. Stroke adalah keadaan darurat medis, dan Anda mungkin perlu menangani komplikasi medis yang mungkin timbul. Juga lebih baik memberi tahu mereka tentang diagnosis stroke potensial karena mereka akan lebih siap untuk menghadapi situasi tersebut.

4. Pantau gejalanya

Lebih baik untuk berbagi rincian gejala dengan dokter untuk evaluasi yang lebih baik dari situasi saat ini. Kita juga harus berbagi riwayat medis yang akurat seperti hipertensi, sleep apnea, diabetes, dan sebagainya.

5. Waspadai kejang

Amati kejang dan pantau parameter vital seperti TD, nadi, SPO2, gerakan pernapasan, dan suara dengkuran yang mungkin memerlukan pemasangan pelindung saluran napas.

6. Jangan makan atau minum

Jika seseorang mengalami stroke, minum atau makan sesuatu dapat mencekik mereka dan mereka dapat meninggal karena sesak napas.

7. Tetap tenang

Hal terpenting yang harus dilakukan adalah tetap tenang. Anda harus cepat dalam menanggapi dan bereaksi ketika membantu seseorang, tetapi bersikap tenang adalah yang terpenting dan tergesa-gesa dapat membuat Anda melakukan kesalahan yang mengancam jiwa.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jantung stroke
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top