Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apa Itu Skin Tag dan Bagaimana Cara Menghilangkannya?

Anda mungkin tergoda untuk menghilangkan skin tag di rumah. Tetapi Zuriarrain tidak menyarankan hal ini dan meminta Anda untuk menyerahkannya ke dokter.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 12 November 2021  |  20:32 WIB
Skin tag - clevelandclinic.org
Skin tag - clevelandclinic.org

Bisnis.com, JAKARTA – Untuk merawat kulit dengan benar, ada baiknya jika Anda secara rutin memeriksa perubahan pada tubuh, mengajukan beberapa pertanyaan ke dokter kulit dan memulai rejimen perawatan jika diperlukan.
 
Salah satu masalah yang paling umum dijumpai adalah skin tag.
 
Melansir Reviewed, Jumat (12/11/2021), skin tag atau yang disebut dengan acrochordon adalah daging yang tumbuh di permukaan  kulit, memiliki ukuran kecil dan menyerupai kutil.  Mereka bisa saja memiliki warna yang sama dengan kulit di sekitarnya atau memiliki warna yang lebih gelap.
 
Diperkirakan 50 hingga 60 persen orang dewasa akan mengalami setidaknya satu kali skin tag, tetapi kondisi ini lebih  umum terjadi pada mereka yang berusia 40 an atau lebih.
 
Dr. Alexander Zuriarrain, ahli bedah plastik bersertifikat ganda, mengatakan, beberapa orang memiliki kelainan genetik yang menyebabkan peningkatan kecenderungan untuk mengembangkan skin tag. Namun, individu-individu ini langka dan tidak mewakili sebagian besar populasi.
 
Skin tag tidak menimbulkan rasa sakit, tetapi Anda mungkin merasa sedikit tidak nyaman saat pakaian, perhiasan atau bahkan kuku Anda tidak sengaja tersangkut di skin tag ini. Mereka dapat muncul di bagian tubuh manapun, namun wajah dan punggung adalah area yang paling sering mengalami kondisi ini.
 
Bisakah Anda menghilangkan skin tag di rumah? Anda mungkin tergoda untuk menghilangkan skin tag di rumah. Tetapi Zuriarrain tidak menyarankan hal ini dan meminta Anda untuk menyerahkannya ke dokter.
 
Salah satu alasannya adalah untuk memastikan bahwa pertumbuhannya jinak, bukan ganas, dengan mengirimkannya ke patologi untuk diteliti. Selain itu, dokter memiliki peralatan yang tepat seperti anestesi lokal untuk menghilangkan rasa sakit, atau menggunakan pisau bedah untuk menghilangkan skin tag.
 
Setelah skin tag dipotong, sangat jarang untuk mereka dapat tumbuh kembali di tempat yang sama, meskipun Anda mungkin akan melihat mereka lebih banyak lagi di bagian tubuh lainnya di masa mendatang.
 
Bisakah skin tag ini dicegah?

Sayangnya, hanya sedikit yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terbentuknya skin tag. Kadang-kadang, skin tag dapat terjadi di area dengan gesekan kulit yang meningkat, seperti pada area ketiak. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyampaikan kekhawatiran Anda tentang kondisi ini kepada dokter kulit.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulit perawatan kulit
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top