Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ini Cara Mengatasi Baby Blues Bagi Ibu yang Baru Melahirkan

Bagi ibu, tidurlah sebanyak yang Anda bisa. Tidur adalah hal yang paling berharga bagi ibu yang baru saja melahirkan.
Annasa Rizki Kamalina
Annasa Rizki Kamalina - Bisnis.com 19 November 2021  |  14:30 WIB
Seorang ibu sedang menenangkan bayi yang menangis. Baby blues atau sindrom setelah melahirkan merupakan hal umum bagi orang tua baru. - vhiblog
Seorang ibu sedang menenangkan bayi yang menangis. Baby blues atau sindrom setelah melahirkan merupakan hal umum bagi orang tua baru. - vhiblog
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Baby blues atau sindrom setelah melahirkan merupakan hal umum bagi orang tua baru. Transisi hidup dengan bayi menjadi satu kegiatan baru dalam kehidupan berkeluarga. 

Sebenarnya, Anda tidak perlu melakukan apa-apa untuk mengatasi baby blues. Diri Anda akan melakukan penyesuaian dengan peran baru sebagai orang tua. 

Konon, fase pascapersalinan itu sulit, dan penting untuk menjaga diri Anda sebaik mungkin. Menemukan hal-hal yang membuat Anda merasa lebih baik selama masa transisi ini dapat membantu Anda kembali ke "normal" atau setidaknya new normal. 

Melansir dari Healthline, Jumat (19/11/2021) berikut ini tips mengatasi baby blues:

1. Tidurlah sebanyak yang Anda bisa. Tidur adalah hal yang paling berharga bagi Anda yang masih dalam masa transisi ini. Terkadang, tidur adalah obat terbaik.

2. Meminta bantuan. Mintalah bantuan pada orang terdekat. Ibu maupun nenek. Jangan mencoba melakukan semuanya sendiri.

3. Makan dengan baik dan benar. Beri makan tubuh Anda makanan bergizi dan hirup udara segar. Ini sederhana namun efektif.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bayi ibu menyusui baby blues
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top