Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mencari Beasiswa Kuliah di China? Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Para calon mahasiswa dari Indonesia yang berminat mencari bea siswa untuk kuliah di China, tentunya harus menyiapkan berbagai syarat.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 20 November 2021  |  08:39 WIB
Bendera China dikibarkan di lapangan Tiananmen untuk menyambut the Belt and Road Forum atau KTT Jalur Sutra, di Beijing, China, Sabtu (13/5). - Reuters
Bendera China dikibarkan di lapangan Tiananmen untuk menyambut the Belt and Road Forum atau KTT Jalur Sutra, di Beijing, China, Sabtu (13/5). - Reuters

Bisnis.com, JAKARTA - Negara China kini mulai menjadi tujuan para calon mahasiswa untuk menimba ilmu. Negeri Tirai bambu ini juga telah membuka lebar para calon mahasiswa dari luar.

Dari Indonesia sendiri, saat ini terdapat sekitar 15.000 mahasiswa yang belajar di berbagai perguruan tinggi di China. Hal yang paling menarik kuliah di China adalah adanya bea siswa yang bisa diambil oleh para calon mahasiswa.

Bea siswa yang disediakan oleh universitas, provinsi maupun pemerintah China ini ada dalam bentuk bea siswa partial maupun bea siswa penuh.

Penerima beasiswa adalah untuk calon mahasiswa yang memiliki prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik dan ingin melanjutkan program studi S1, S2, S3 ataupun short course, khususnya untuk pembelajar bahasa Mandarin.

Chairman & Founder ChineseRd Lembaga pendidikan Bahasa Mandarin di Shenzen Guo Xinlin mengatakan para calon mahasiswa dari Indonesia yang berminat mencari bea siswa untuk kuliah di China, tentunya harus menyiapkan berbagai syarat.

Syarat tersebut mulai dari data nilai dan pendidikan terakhir, study plan dan surat rekomendasi.

"Dan yang paling penting adalah bahwa yang menhajukan bea siswa harus memiliki sertifikat kompetensi bahasa asing yang relevan, terutama sertifikat ujian kompetensi Bahasa Mandarin atau Hanyu Shuioing Kaoshi (HSK). Jika mempunyai sertifikat HSK maka akan lebih mempunyai daya saing untuk meraih kesempatan bea siswa," ujarnya dalam siaran pers, Sabtu (20/11/2021).

HSK merupakan ujian standarisasi untuk kemahiran berbahasa mandarin bagi penutur asing, seperti mahasiswa internasional, serta pendatang.

Sertifikat HSK memiliki fungsi dan setara dengan test EILTS atau TOEFL untuk Bahasa Inggris. Di level 4, calon mahasiwa harus dapat berkomunikasi dalam Bahasa mandarin untuk topik yang kompleks.

ChineseRd merupakan penghubung bagi para calon mahasiswa Indonesia yang akan belajar di China. Lembaga yang memiliki cabang di Indonesia ini juga memiliki kelas intensif bagi para calon mahasiswa untuk mengambil sertifikasi HSK.

Director ChineseRd Indonesia Ceacillia Huang berpendapat penguasaan Bahasa Mandarin yang baik tentunya menjadi syarat utama untuk kuliah di China, karena memang Bahasa Mandarin merupakan Bahasa pengantar dalam perkuliahan.

"Para calon mahasiswa khususnya yang akan mengajukan bea siswa, disarankan untuk mengikuti kursus Bahasa Mandarin untuk mencapai minimal HSK level 4 sebagai syarat utama menerima bea siswa," ucapnya.

Terkait bea siswa untuk kuliah di China, ChineseRd sampai saat ini telah menjadi pengubung sekaligus advisor kepada lebih dari 60 orang mahasiswa asal Asia Tenggara yang berhasil mendapatkan beasiswa dan kini belajar di beberapa Universitas ternama di China, seperti Nanjing University, Huazhong University of Science and Technology, serta Zhongnan University.

ChineseRd saat ini telah menjalin kerjasama dengan berbagai perguruan tinggi di China seperti, Nanjing University, Central China Normal University, South China University of Technology, East China University of Science and Technology, Xi'an Jiaotong University, Guangxi University, Guangxi Normal University, Jilin University, Northwestern Polytechnical University, serta Lanzhou University dan puluhan universitas lainnya di Cina.

Menurutnya, bagi mahasiswa dari Indonesia, tentunya meneruskan pendidikan tinggi di China akan menjadi satu nilai lebih. Hal ini karena pendidikan di China sudah mulai bersaing, baik di level regional maupun global.

"Selain itu, adanya bea siswa di untuk berbagai perguruan tinggi di China, tentunya menjadi kelebihan, karena bisa menghemat dari sisi biaya. Namun sekali lagi, yang paling penting adalah penguasaan Bahasa Mandarin yang baik,” tutur Ceacillia.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

china beasiswa
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top