Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Begini Cara Perawatan Masker KN95 yang Baik dan Benar

Selain itu, jika masker tampak kotor di bagian dalam karena riasan, keringat, atau kelembapan lainnya, Anda harus segera menggganti dan membuangnya.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  14:56 WIB
Begini Cara Perawatan Masker KN95 yang Baik dan Benar
Begini Cara Perawatan Masker KN95 yang Baik dan Benar

Bisnis.com, JAKARTA - Ada beberapa cara penting untuk mengetahui apakah masker bedah atau yang dikenal sebagai respirator seperti N95, KN95, atau KF94 telah kehilangan kerapatannya.

Pertama dan terpenting, jika mengendur di wajah Anda dan tidak lagi memiliki segel ketat, maka itu harus diganti, menurut pendidik di Johns Hopkins Medicine, Jade Flinn.

Selain itu, jika masker tampak kotor di bagian dalam karena riasan, keringat, atau kelembapan lainnya, Anda harus segera menggganti dan membuangnya.

Karena Anda dapat memakai respirator lebih dari sekali dan kebersihan menjadi faktor penting dalam menggunakannya, Anda harus menyimpan respirator dengan benar di antara waktu pemakaian misalnya saat ingin makan yang mengharuskan Anda melepas sesaat respirator.

Ini dimulai dari bagaimana Anda melepas respirator yakni harus dengan kondisi tangan bersih dan dimulai dari bagian tali telinga, sehingga Anda tidak menyentuh bagian depan yang mungkin telah mengumpulkan beberapa partikel virus.

Setelah Anda melepaskan respirator dari wajah Anda, simpanlah di tempat yang aman dan bersih, bukan di dompet atau menggantungnya di leher atau bahkan kaca spion di mobil Anda.

"Jauhkan dari apa pun yang akan Anda sentuh. Memasukkannya ke dalam kantong kertas sehingga tertutup dan tidak tercampur dengan hal-hal lain dapat membantu, selain membantu mengeringkannya," ujar Flinn.

Menurut Dr. Pierre, wadah penyimpanan makanan plastik juga bisa Anda gunakan, tetapi hanya jika Anda membiarkan tutupnya sedikit terbuka untuk mencegah pengembunan pada masker. Selain itu, wadah yang lebih keras juga dapat membantu mempertahankan struktur respirator.

Kemudian, saat tiba waktunya untuk memakai respirator lagi, cuci tangan Anda terlebih dulu, lalu periksa dengan hati-hati apakah ada kerusakan pada respirator misalnya bagian depan dan lainnya. Jika semuanya terlihat baik-baik saja, gunakan tali pengikat untuk memakainya, dan hindari menyentuh bagian luar respirator. Pastikan respirator terpasang pas di wajah Anda, lalu cuci tangan Anda lagi setelah mengenakannya.

Pertanyaan lain yang umum terkait respirator yakni, dapatkah Anda mendisinfeksi atau membersihkan KN95, N95, atau KF95 Anda untuk memperpanjang penggunaannya?Sayangnya, tidak ada cara untuk mendisinfeksi atau membersihkan respirator untuk masyarakat umum.

Studi dari Institut Kesehatan Nasional Amerika Serikat (NIH), menemukan bahwa empat metode dekontaminasi mampu menghilangkan berbagai tingkat virus yang dapat dideteksi dari kain N95 yakni hidrogen peroksida yang diuapkan (VHP), pemanasan 70 derajat Celcius, sinar ultraviolet dan semprotan etanol 70 persen.

Teknik dekontaminasi sangat membantu dalam pengaturan perawatan kesehatan ketika respirator dalam persediaan rendah, tetapi tidak benar-benar bermanfaat bagi masyarakat umum.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) merekomendasikan petugas kesehatan memiliki lima respirator N95 untuk setiap hari dalam seminggu, menyimpannya selama minimal lima hari di antara penggunaan. Tetapi meskipun demikian, CDC merekomendasikan N95 tidak dipakai lebih dari lima kali secara terpisah.

Bagaimana cara membuang masker KN95, N95, atau KF94 dengan benar? Membuang N95 Anda dari respirator lain dimulai dengan persis bagaimana cara menyimpannya yakni dengan menggunakan tangan yang bersih untuk melepaskan respirator dari wajah Anda dan peganglah bagian tali telinga, berhati-hatilah untuk tidak menyentuh bagian depan masker.

Kemudian, buanglah respirator langsung ke tempat sampah. Menurut Badan Perlindungan Lingkungan (EPA), masker dan jenis APD lainnya tidak dapat didaur ulang, dan harus dijauhkan dari tempat sampah daur ulang. EPA mengingatkan, Anda harus membuangnya dengan benar sehingga orang lain tidak akan menyentuhnya.

#ingatpesanibu, #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua #ingatpesanibu


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Virus Corona Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : Antaranews

Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top