Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kabar Baik, Vaksin Booster Masih Mampu Lindungi Gejala Parah Covid Omicron

Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet pada Selasa (18/1) mendokumentasikan dampak Omicron pada tujuh individu yang telah di booster.
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  11:48 WIB
Tenaga kesehatan menyuntikkan cairan vaksin dosis ketiga kepada warga lansia saat vaksinasi booster Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Rabu (12/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Tenaga kesehatan menyuntikkan cairan vaksin dosis ketiga kepada warga lansia saat vaksinasi booster Covid-19 di Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Jakarta, Rabu (12/1/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Baru-baru ini, sebuah studi baru menunjukkan bahwa infeksi terobosan Omicron bisa muncul pada orang yang telah divaksinasi lengkap. Meskipun demikian, mereka menemukan bahwa booster vaksin Covid-19 masih mampu melindungi seseorang terhadap penyakit parah yang disebabkan oleh Omicron.

Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Lancet pada Selasa (18/1) mendokumentasikan dampak Omicron pada tujuh individu yang telah di booster.

Tujuh orang asal Jerman tersebut – lima wanita dan dua pria dengan usia rata-rata 27 tahun – telah menerima tiga dosis vaksin Covid, dimana dua diantaranya merupakan vaksin mRNA. Mereka dikonfirmasi mengalami infeksi terobosan dengan Omicron, antara akhir November dan awal Desember 2021, saat mereka berada di Cape Town, Afrika Selatan. Demikian dilansir dari Express, Kamis (20/1/2022).

Terdapat empat orang yang berpartisipasi dalam pelatihan elektif klinis di berbagai rumah sakit di Cape Town, sedangkan yang lainnya tengah berlibur. Orang-orang tersebut merupakan anggota dari dua kelompok sosial yang tidak terhubung dan beraprtisipasi dalam kehidupan sosial regular di Cape Town saat itu, dengan protokol Covid-19 yang berlaku di wilayah tersebut.

“Selama kasus SARS-CoV-2 meningkat tajam di provinsi Western Cape, orang-orang ini mengamati timbulnya gejala pernapasan antara 30 November dan 2 Desember 2021,” tulis para peneliti.

Gejala diklasifikasikan sebagai ‘ringan atau sedang’ menurut National Institutes of Health Covid-19 Treatment Guidelines.

Tujuh orang asal Jerman tersebut semuanya terinfeksi Omicron, menjadikannya sebagai kasus infeksi terobosan pertama pada individu yang telah menerima vaksin dosis lengkap dan dosis booster.

“Ini adalah infeksi terobosan pertama yang didokumentasikan dengan varian Omicron pada individu yang divaksinasi penuh setelah menerima dosis vaksin booster,” tulis para peneliti.

Menurut catatan mereka, perjalanan penyakit ringan hingga sedang menunjukkan bahwa vaksinasi penuh yang diikuti dengan dosis booster masih memberikan perlindungan yang baik terhadap penyakit parah yang disebabkan oleh Omicron.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top