Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ramai di Twitter, Apa Itu Husband Stitch yang Dialami Pascapersalinan?

Perbincangan mengenai husband stitch yang dialami ibu pascapersalinan sempat ramai di Twitter. Namun, apakah husband stitch itu?
Aliftya Amarilisya
Aliftya Amarilisya - Bisnis.com 23 Januari 2022  |  14:58 WIB
Ilustrasi - Pexels.com
Ilustrasi - Pexels.com

Bisnis.com, SOLO - Belum lama ini, dunia maya diramaikan oleh cuitan pemilik akun Pink Ranger soal husband stitch yang terjadi pada kaum ibu usai melahirkan.

"Baru tau ada banyak kejadian pasca kelahiran yang namanya 'husband stiches' atau 'jahitan untuk suami'," tulisnya, dikutip pada Minggu (23/1/2022).

Dalam waktu singkat, cuitan tersebut pun menjadi viral. Terhitung hingga kini, tweet terkait telah dicuitkan ulang sebanyak lebih dari 16 ribu kali dan mendapat lebih dari 67 ribu likes.

Namun, apakah yang dimaksud dengan husband stitch tersebut?

Dikutip dari Medical News Today, husband stitch merupakan jahitan tambahan yang mungkin diterima beberapa wanita usai menjalani persalinan pervaginam, di mana bagian perineumnya terpotong atau robek. Diketahui, praktik tersebut sudah ada sejak pertengahan 1950-an.

Adapun tujuan dari jahitan tersebut ialah untuk mengencangkan vagina ke kondisi sebelum melahirkan, bukan lagi memperbaiki robekan alami kala melahirkan atau luka dari episiotomi.

Permasalahannya, prosedur tersebut acap kali dilakukan tanpa persetujuan sang perempuan itu sendiri.

"Husband stitch bukanlah praktik yang diterima atau prosedur medis yang disetujui. Para peneliti telah mengumpulkan sebagian besar bukti tentang 'jahitan suami' dari kesaksian wanita yang memilikinya dan dari petugas kesehatan yang telah menyaksikannya," kata perawat Kathleen Davis, FNP dan dokter obstetri dan ginekologi Valinda Nwadike.

Sementara itu, dr. Darrell Fernando, Sp.OG yang merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia mengatakan bahwa berdasarkan panduan, penjahitan robekan pada vagina usai melahirkan ditujukan guna menyetop pendarahan.

"Kalau menganut pada panduan, jahitan robekan pada vagina setelah melahirkan cuma untuk stop perdarahan, mendekatkan jaringan yang sobek, dan menghilangkan rongga [dead space]," tulisnya melalui akun Twitter @darrellfenando.

Ia kemudian menambahkan, "'Dok apa ga bisa dijahit biar rapet lagi?' Penjelasan: setelah melahirkan akan terjadi proses penyembuhan dan remodelling. Luka yang awalnya bengkak akan pelan2 kempes dan diisi jaringan parut. Nah kalau dari awal sudah rapet banget, kebayang pas kempes gimana rapetnya?"

Sejalan dengan paparan tersebut, artikel dari Medical News Today pun mengatakan, "Tidak [ada keuntungan bagi wanita dari husband stitch]. Vagina adalah otot yang mengembang selama kelahiran, tetapi pada akhirnya akan kembali ke keadaan sebelum melahirkan."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kesehatan melahirkan
Editor : Aliftya Amarilisya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top