Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

6 Metode Puasa Intermiten untuk Turunkan Berat Badan dan Perut Buncit

Berikut 6 metode puasa intermiten yang paling umum dilakukan
Ni Luh Anggela
Ni Luh Anggela - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  09:27 WIB
Ilustrasi - fitnessformen.co.id
Ilustrasi - fitnessformen.co.id

Bisnis.com, JAKARTA - Sedang menjalani program diet? Sepertinya puasa intermiten bisa membantu Anda mendapatkan berat badan yang diidamkan.

Puasa intermiten sendiri merupakan metode mengatur pola makan dengan cara berpuasa selama beberapa waktu. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, metode ini juga diklaim dapat meningkatkan kesehatan metabolisme hingga memperpanjang usia seseorang.

Puasa intermiten sendiri memiliki beberapa metode yang bisa Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Melansir Healthline, Kamis (27/1/2022), berikut 6 metode puasa intermiten yang paling umum dilakukan.

1. Metode 16/8

Metode yang dipopulerkan oleh ahli kebugaran Martin Berkhan ini melibatkan puasa setiap hari selama 14-16 jam dan membatasi waktu makan harian Anda menjadi 8-10 jam.

Misalnya, jika Anda terakhir kali makan pada jam 8 malam dan tidak makan hingga siang di hari berikutnya, Anda secara teknis sudah berpuasa selama 16 jam.

2. Diet 5:2

Diet 5:2 atau yang juga dikenal dengan Fast Diet ini menganjurkan Anda makan 500-600 kalori selama 2 hari dalam seminggu dan makan secara normal selama 5 hari lainnya.

Contohnya, Anda makan secara normal setiap harinya, kecuali hari Senin dan Kamis. Selama dua hari itu, Anda makan tidak lebih dari 500-600 kalori per harinya.

3. Eat Stop Eat

Metode lain yang bisa Anda coba adalah Eat Stop Eat, dimana Anda melakukan puasa 24 jam penuh sekali atau dua kali seminggu.

Akan tetapi, metode ini mungkin akan sedikit berat bagi para pemula. Jika dirasa terlalu berat, Anda bisa memilih lima metode lainnya yang ada dalam daftar ini.

4. Puasa alternatif

Puasa alternatif berarti Anda melakukan puasa setiap hari. Ada beberapa versi berbeda dari metode satu ini.

Misalnya, orang-orang diwajibkan makan tidak lebih dari 500 kalori selama berpuasa. Beberapa melakukan puasa seharian. Intinya dari puasa alternatif ini, Anda bisa memilih apakah ingin berpuasa seharian atau hanya makan beberapa ratus kalori saja.

5. Warior Diet

Dipopulerkan oleh ahli kebugaran Ori Hofmekler, Warior Diet merupakan metode djmana Anda hanya makan sedikit sayuran dan buah-buahan di siang hari dan makan dalam porsi besar di malam hari.

6. Melewatkan waktu makan secara spontan

Jika Anda merasa sulit untuk mengikuti kelima metode di atas, Anda bisa mencoba pilihan lain.

Pilihan lainnya adalah dengan melewatkan waktu makan dari waktu ke waktu, misalnya ketika Anda merasa tidak lapar atau terlalu sibuk untuk memasak dan makan.

Melewarkan satu atau dua kali jam makan saat Anda ingin melakukannya pada dasarnya adalah puasa intermiten spontan.

Akan tetapi, metode ini mungkin tidak disarankan bagi Anda penderita maag akut karena bisa memperburuk kondisi yang sudah ada.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Puasa perut buncit
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top