Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sering Mengganggu Penampilan, Begini Kiat Atasi Mata Panda

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Listya Paramita mengatakan, kondisi ini bukanlah hal yang berbahaya. Meskipun begitu, ini seringkali mengganggu bagi yang mengalami karena membuat wajah tampak lelah, sayu, sedih, kurang segar, dan terkadang menjadi masalah kosmetik yang signifikan pada sebagian orang.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 28 Januari 2022  |  20:10 WIB
Mata Panda - Istimewa
Mata Panda - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Area di sekitar mata yang menggelap atau yang lebih dikenal dengan mata panda ini seringkali mengganggu penampilan seseorang. Dalam dunia dermatologi, mata panda masuk ke dalam kelompok dark eye circle, suatu istilah yang digunakan untuk menyebut kondisi berupa penggelapan di area sekitar mata, khususnya bawah mata.

Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Listya Paramita mengatakan, kondisi ini bukanlah hal yang berbahaya. Meskipun begitu, ini seringkali mengganggu bagi yang mengalami karena membuat wajah tampak lelah, sayu, sedih, kurang segar, dan terkadang menjadi masalah kosmetik yang signifikan pada sebagian orang.

"Ada berbagai faktor yang menyebabkan dark eye circle ini muncul, sehingga menjadi penting untuk mengidentifikasi penyebab yang mendasarinya untuk nantinya dapat memilih perawatan yang tepat," kata dokter yang akrab disapa Mita ini, melansir akun Instagramnya, Jumat (28/1/2022).

Lebih lanjut Mita menjelaskan, ada banyak faktor yang menyebabkan dark eye circle, yaitu faktor eksogen dan endogen.

"Misalnya perbedaan anatomi atau struktur wajah, jenis kelamin, kecenderungan genetik, penuaan, kondisi fisik umum, dermatitis atopik dan kekeringan pada kulit, hingga lifestyle," ungkapnya.

Setidaknya, ada empat klasifikasi klinis dari mata panda ini.

Pertama, tipe Pigmented, yang ditandai dengan adanya warna lebih gelap, kecoklatan, dan lebih gelap dari area sekitar.

Selanjutnya, ada tipe Structural, dimana bayangan gelap dibawah mata muncul akibat kontur kulit yang tidak rata. Ini bisa terjadi akibat bawaan struktur wajah atau karena penuaan.

Kemudian, ada tipe Vascular, yang ditandai dengan warna merah muda, keunguan atau kebiruan di bawah mata. Terkadang, disertai bengkak disekitar mata.

Terakhir, tipe Mixed yang merupakan gabungan dari Pigmented-Structural, Pigmented-Vascular, Structural-Vascular, atau Pigmented-Structural-Vascular.

Lantas bagaimana cara mengurangi mata panda?
Pertama, Mita menyarankan untuk memilih produk eye cream atau eye gel yang mengandung bahan aktif mencerahkan sekaligus melembabkan, seperti peptide, antioksidan, ceramide dan panthenol.

Anda juga dapat memilih produk dengan tambahan kafein untuk membantu mengurangi bengkak di sekitar mata.

Selain itu, mulai atur pola hidup Anda dengan baik, misalnya cukup tidur dan tidak begadang.

"Jika dirasa tak kunjung membaik, konsultasikan dengan dokter," sarannya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kulit mata
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top