Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pentingnya Pencegahan Stunting Demi Tumbuh Kembang Anak

Data nasional di Indonesia, ada beberapa survei salah satunya bahwa di tahun 2019 ini stunting mencapai angka 27,7%. Sedangkan kini mulai menurun walaupun masih di atas 20% yang artinya masih sangat tinggi.
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 17 Februari 2022  |  14:46 WIB
Stunting - istimewa
Stunting - istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak di bawah dua tahun yang disebabkan kekurangan gizi pada waktu yang lama (kronis).

Masalah stunting di Indonesia perlu diperhatikan karena walaupun angkanya tetap menurun, tidak memungkiri bahwa 1 dari 4 anak Indonesia terkena stunting.

Data nasional di Indonesia, ada beberapa survei salah satunya bahwa di tahun 2019 ini stunting mencapai angka 27,7%. Sedangkan kini mulai menurun walaupun masih di atas 20% yang artinya masih sangat tinggi.

Prof. DR. dr. Rini Sekartini, Sp.A (K), Dokter Spesialis Anak Pakar Tumbuh Kembang menjelaskan bahwa cara terbaik adalah dengan mengetahui cara pencegahannya.

“Jika ada yang gizi buruk sebelum hamil, maka harus diperbaiki nutrisinya, harus minum susu karena penting diminum agar pas hamil bayi lahir dengan normal, dengan begitu anak tumbuh berkembang sesuai potensinya. Tapi bisa juga saat hamil baik, namun saat neonatus sering terjadi infeksi, bisa dari kebersihan atau sumber asupan makanan,” jelas Rini melalui

Rini melanjutkan bahwa penyebab stunting ada tiga yaitu:

1. Gizi dan infeksi, yaitu kurang gizi kronis dalam waktu lama asupan makanan yang kurang protein dan infeksi kronis

2. Masa kehamilan, pertumbuhan dalam kandungan terhambat

3. Psikosial, perubahan hormonal saat kondisi stress

“Kalo anaknya kena stunting tidak hanya tinggi badan tapi juga related sama kepintaran anak, jadi bukan hanya nutrisi yang penting untuk badan tapi juga untuk perkembangan otak. 9AAE dan 4x DHA itu penting dalam fungsi dasar tubuh,” imbuh Pratiwi Rosani, Category Marketing Manager PT Frisian Flag Indonesia.

Bersamaan dengan ini, Frisian Flag melakukan launching Akademi Keluarga Prima dan Primanutri Posyandu 2022, yang membantu para orang tua untuk tetap memantau tumbuh kembang anak meskipun dari rumah dan secara online.

Salah satu orang tua yang merasa terbantu dalam pencegahan stunting ini adalah pasangan public figure Baim Wong dan Paula Verhoeven.

“Angka stunting masih cukup tinggi, membuat saya dan Paula khwatir apalagi usia Keano (anak) rentan dalam stunting dan berpengaruh dalam jangka panjang. Saya juga baru tahu ternyata stunting mempengaruhi kecerdasan juga,” jelas Baim.

Senada dengan suaminya, Paula juga merasa khawatir dan ingin memberikan yang terbaik bagi kedua anaknya.

“Kita kasih yang terbaik dan aku merasa terbantu dengan website Ibu dan Balita Primago, jadi gak perlu keluar rumah ke posyandu karena mobilitas terbatas. Tapi juga kesehatan harus jadi investasi utama kita, menjaga tumbuh kembang anak paling penting serta memberikan produk yang tepat bagi anak,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

stunting parenting
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top