Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gejala Covid Omicron, Masa Inkubasi dan Waktu Isolasi Mandiri

Ryan Roach, CEO perusahaan asuransi kesehatan Afrika Selatan Discovery Health, mengatakan bukti menunjukkan gejala Omicron tampaknya muncul dalam tiga hari.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 27 Februari 2022  |  10:49 WIB
Ilustrasi perempuan mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Everyday Health
Ilustrasi perempuan mengalami gejala Covid-19 varian Omicron - Everyday Health

Bisnis.com, JAKARTA - Varian Omicron, yang pertama kali ditemukan di Afrika Selatan, telah memakan banyak pengidap di seluruh dunia.

Varian yang sangat bermutasi ditemukan tidak hanya menghindari kekebalan yang diinduksi vaksin, tetapi juga menghindari kekebalan dari infeksi alami, yang menyebabkan infeksi ulang.

Dalam beberapa bulan awal setelah varian terdeteksi di berbagai belahan dunia, para ilmuwan dan dokter mengidentifikasi gejala utama yang terkait dengan varian baru dan mempelajari perbedaannya dari gejala klasik COVID-19.

Lebih lanjut, para ahli juga menemukan kapan gejala Omicron kemungkinan akan muncul.

Berikut fakta-fakta covid omicron dari gejala, masa inkubasi dan waktu isoman yang dilansir dari Times of India :

Menurut data dari negara-negara seperti Inggris, Amerika Serikat dan Afrika Selatan, 8 gejala umum Omicron adalah sebagai berikut:

- Tenggorokan gatal

- Sakit punggung bagian bawah

- Hidung meler/macet

- Sakit kepala

- Kelelahan

- Bersin

- Keringat malam

- Pegal-pegal


Para ahli telah membandingkan gejala ini dengan gejala seperti pilek ringan yang kita alami dengan pilek biasa atau flu.

Namun, Profesor Tim Spector, Kepala aplikasi studi gejala ZOE Inggris, mendesak semua orang dengan gejala ini untuk segera melakukan tes.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan "Masa inkubasi COVID-19, yang merupakan waktu antara paparan virus dan timbulnya gejala, rata-rata 5-6 hari, tetapi bisa selama 14 hari."

Namun, dengan timbulnya Omicron, para ahli percaya bahwa masa inkubasi mungkin singkat karena berbagai alasan.

Data yang tersedia menunjukkan gejala Omicron dapat muncul sedini dua hari setelah melakukan kontak dekat dengan seseorang yang memiliki Omicron.

Ryan Roach, CEO perusahaan asuransi kesehatan Afrika Selatan Discovery Health, mengatakan bukti menunjukkan gejala Omicron tampaknya muncul dalam tiga hari.

Namun, para ahli merekomendasikan untuk mengasingkan diri setidaknya selama 10 hari karena gejalanya bisa memakan waktu lebih lama untuk muncul, bahkan hingga 14 hari setelah terpapar.

Long COVID adalah kondisi yang terjadi pada orang yang terus mengalami gejala COVID meski sudah sembuh dari penyakitnya. Pasien seperti itu juga disebut 'pengangkut panjang'. Sebelumnya, diyakini bahwa COVID-19 pasca-akut terjadi pada pasien yang mengembangkan infeksi SARs-COV-2 yang parah. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan organ atau orang terus mengalami gejala yang berkepanjangan tanpa ada kerusakan yang terdeteksi pada bagian tubuh lainnya.

Meskipun Omicron kurang berbahaya daripada varian sebelumnya, para ahli percaya bahwa COVID yang lama masih mungkin terjadi dengan infeksi ringan.

Sebelumnya, Maria Van Kerkhove, Infectious Disease Epidemiologist and COVID-19 Technical Lead at World Health Organization (WHO), mengatakan belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa porsi survivor COVID-19 yang lama terjangkit COVID akan berubah dengan adanya omicron. varian.

Linda Geng dari Universitas Stanford, yang memimpin salah satu dari banyak klinik yang berspesialisasi dalam COVID jangka panjang, mengatakan kepada AP bahwa meskipun dia tidak dapat mengatakan dengan pasti, gelombang pasien baru mungkin terjadi.

Orang yang mengalami gejala COVID atau melakukan kontak dengan pasien COVID yang dikonfirmasi harus mengasingkan diri selama 5-10 hari, tergantung pada norma isolasi di negara Anda. Bagi mereka yang berada di India, 7 hari adalah masa isolasi maksimal. Di AS dan Inggris, periode tersebut dipersingkat menjadi 5 hari.

Tetap pakai masker, jaga jarak dan ikuti kebersihan tangan yang benar. Jika Anda memiliki gejala, jangan bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar Anda. Hindari melangkah keluar dari kamar Anda dan jangan mendekati yang paling rentan.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Covid-19 omicron
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top