Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

4 Alternatif Pengganti Minyak Goreng Sawit, Lebih Sehat!

Berikut 4 alternatif pengganti minyak goreng kelapa sawit. Lebih sehat untuk tubuh, lho!
Nabila Dina Ayufajari
Nabila Dina Ayufajari - Bisnis.com 22 Maret 2022  |  18:34 WIB
Minyak zaitun - tsmc.com.au
Minyak zaitun - tsmc.com.au

Bisnis.com, JAKARTA - Pernyataan Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri terkait kelangkaan minyak goreng menuai pro kontra. Pasalnya, sebagian besar orang Indonesia menyukai hidangan yang digoreng. Nah, jika Anda ingin mengganti minyak goreng dari kelapa sawit, ini 4 alternatif minyak yang lebih sehat. 

Minyak kelapa sawit yang dijual dalam kemasan mengandung lemak trans yang tidak sehat. Apalagi, sebagian besar minyak nabati nonorganik diproses dengan pelarut kimia. 

Namun, jangan khawatir, ada juga minyak yang mengandung lemak tak jenuh ganda dan tak jenuh tunggal yang sehat. Dengan mengonsumsi minyak yang lebih sehat untuk menggoreng dan menumis pasti memberikan efek yang baik bagi tubuh. 

Berikut beberapa pengganti atau alternatif minyak goreng sawit yang lebih sehat seperti dilansir dari Health Line pada (22/3/2022).

4 Alternatif Minyak Goreng Sawit 

Tidak semua pengganti minyak cocok untuk semua jenis masakan dan resep. Beberapa minyak memiliki rasa yang lebih kuat daripada yang lain, sehingga dapat mengubah rasa makanan Anda. Minyak lainnya memiliki titik panas rendah dan tidak dapat digunakan untuk memanggang atau memasak dengan panas tinggi.

Meskipun banyak minyak menawarkan manfaat kesehatan, tetapi perlu diingat sebagian besar pilihan juga tinggi lemak dan kalori. Bahkan jika lemaknya dianggap “sehat,” lemak itu mungkin masih bertambah berat bila dikonsumsi terlalu banyak.

1. Minyak zaitun

Minyak zaitun adalah salah satu minyak paling sehat yang bisa Anda beli. Itu terbuat dari buah pohon zaitun. Minyak zaitun mengandung sebagian besar lemak tak jenuh tunggal yang sehat, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Minyak ini juga dapat membantu mengatur gula darah.

Namun, Anda juga perlu membaca label dengan cermat untuk melihat apakah produk tersebut berasal dari kota penghasil minyak zaitun di Italia, seperti Sisilia atau Puglia. Hal ini karena banyak kasus ditemukan produk minyak zaitun palsu.

Minyak zaitun dapat diganti dengan minyak sayur dalam saus atau bumbu, dan ditumis dengan api kecil hingga sedang. Karena minyak zaitun memiliki titik asap yang rendah, maka tidak boleh digunakan untuk resep yang membutuhkan panas tinggi. Minyak zaitun bukan pilihan yang baik untuk makanan yang dipanggang karena rasanya yang kuat.

2. Minyak kelapa

Minyak kelapa diekstraksi dari daging kelapa. Meskipun mengandung lemak jenuh, tetapi lemaknya lebih netral daripada yang ditemukan dalam makanan lain. Minyak kelapa mengandung asam laurat, lemak jenuh yang sebenarnya dapat meningkatkan kadar kolesterol "baik.”

Untuk mengganti minyak kelapa dengan minyak sayur, gunakan jumlah minyak kelapa yang sama dengan minyak sayur. Minyak kelapa berbentuk padat pada suhu kamar sehingga Anda harus melelehkan minyak jika resep Anda membutuhkan minyak cair. Pastikan bahan lainnya tidak terlalu dingin atau minyak kelapa akan mengeras kembali. Minyak kelapa tahan panas tinggi dengan baik sehingga menjadi pilihan yang baik untuk memasak dan memanggang dengan panas tinggi.

Perlu diingat bahwa minyak kelapa memiliki rasa seperti vanila yang kaya. Ini adalah alternatif yang lezat dalam makanan yang dipanggang, tetapi mungkin tidak tepat untuk semua resep.

3. Minyak biji rami

Minyak biji rami berasal dari biji tanaman rami. Ini adalah sumber serat larut yang baik. Sebuah penelitian pada hewan tahun 2015 menunjukkan bahwa minyak biji rami memiliki efek pencahar dan dapat membantu meringankan sembelit. Beberapa bukti menunjukkan bahwa itu dapat membantu menurunkan kolesterol dan mengurangi penyakit jantung, tetapi perlu penelitian lebih lanjut.

Minyak biji rami tidak tahan panas. Oleh karena itu, tidak boleh digunakan sebagai pengganti minyak sayur dalam resep yang mengharuskan memasak dengan panas. Anda dapat menggunakannya dalam bumbu dan saus salad. Ini juga enak ditaburkan di atas sayuran panggang atau makanan matang lainnya sebelum disajikan.

4. Minyak alpukat

Minyak alpukat berasal dari pulp alpukat yang ditekan. Itu sebagian besar terdiri dari asam oleat, lemak tak jenuh tunggal yang sehat. Minyak ini juga merupakan sumber antioksidan yang baik untuk membantu melawan radikal bebas dalam tubuh.

Sebuah studi tahun 2005 menunjukkan bahwa minyak alpukat dapat membantu menurunkan tekanan darah. Sementara itu, studi lainnya pada tahun yang sama menemukan bahwa minyak alpukat membantu meningkatkan penyerapan karotenoid dalam salad dan salsa. Karotenoid seperti beta karoten dan lutein terkait dengan kesehatan mata dan dapat mengurangi risiko beberapa jenis kanker.

Minyak alpukat memiliki rasa krim dan mentega. Ini juga memiliki titik asap yang tinggi. Oleh sebab itu, minyak alpukat bagus untuk memanggang, bumbu marinasi, dressings, saus, menumis, menggoreng, dan pembakaran.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

minyak goreng megawati soekarnoputri minyak kelapa Minyak Zaitun
Editor : Feni Freycinetia Fitriani

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top