Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ditangkap setelah Umrah, Ini Kronologi Penangkapan Putra Siregar atas Kasus Pengeroyokan

Putra Siregar dan artis Rico Valentino ditangkap pihak kepolisian pada Senin (11/4/2022) atas kasus pengeroyokan.
Jaffry Prabu Prakoso
Jaffry Prabu Prakoso - Bisnis.com 12 April 2022  |  21:37 WIB
Putra Siregar ditangkap polisi atas kasus penganiayaan - Instagram @putrasiregarr17
Putra Siregar ditangkap polisi atas kasus penganiayaan - Instagram @putrasiregarr17

Bisnis.com, SOLO - Putra Siregar ditangkap pihak kepolisian pada Senin (11/4/2022) bersama dengan seorang artis.

Bos PS Store itu diamankan oleh Polres Metro Jakarta Pusat karena terlibat kasus penganiayaan. Keduanya ditangkap sepulang umrah 14 hari dan sempat dilindungi oleh pejabat negara.

Ia bersama dengan Rico Valentino mengeroyok seorang warga Jakarta Selatan di sebuah kafe di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, pada 2 Maret 2022.

Kuasa hukum korban, Ahmad Ali Fahmi mengatakan belum mengetahui motif kekerasan tersebut terjadi.

“Kira-kira Jam 2 pagi itu pokoknya klien kita dikeroyok tanpa sebab. Saya tidak tahu pelaku terpengaruh alkohol atau tidak,” katanya melalui keterangan pers, Selasa, (12/4/2022).

Sebelumnya, pihak korban sudah meminta Putra Siregar dan Rico untuk memberikan klarifikasi dan permintaan maaf. Namun hal itu tak kunjung dilakukan.

Akhirnya pada 11 Maret 2022, keduanya dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan lengkap dengan bukti hasil visum, rekaman CCTV di lokasi kejadian, dan keterangan saksi.

Akibat aksi pengeroyokan tersebut, kata Fahmi, kliennya mengalami luka di bagian rahang kanan. Luka tersebut diduga akibat pukulan benda tumpul.

“Luka dalam di bagian rahang kanan, ada bekas pukulan benda tumpul,” terangnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kekerasan pengeroyokan crazy rich Putra Siregar
Editor : Restu Wahyuning Asih

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top