Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ladies, Ini 10 Obat Alami Ringankan Kram Menstruasi

Ada beberapa pengobatan rumahan yang benar-benar dapat membantu meringankan kram menstruasi
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 07 Juni 2022  |  14:27 WIB
Ladies, Ini 10 Obat Alami Ringankan Kram Menstruasi
Menstruasi - boldsky.com

Bisnis.com, JAKARTA — Kram menstruasi adalah nyeri berdenyut atau kram di perut bagian bawah. Banyak wanita mengalami kram menstruasi sebelum dan selama periode menstruasi mereka.

Bagi sebagian wanita, rasa tidak nyaman itu hanya mengganggu. Bagi yang lain, kram menstruasi bisa cukup parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari selama beberapa hari setiap bulan.

Sulit untuk melakukan aktivitas normal selama hari-hari menstruasi ketika seseorang mengalami kram parah. Ada beberapa pengobatan rumahan yang benar-benar dapat membantu meringankan kram menstruasi, dilansir dari Entertainment Times:

1. ​Hindari makanan asin dan kafein

Makanan yang dapat menyebabkan retensi air harus dihindari karena dapat menyebabkan kembung dan menambah rasa sakit saat menstruasi. Makanan asin, makanan berlemak, kafein, dan alkohol harus dihindari selama menstruasi. Sebaliknya seseorang harus makan buah-buahan dan sayuran segar, dan ikan berlemak selama menstruasi.

2. Minum lebih banyak air

Jangan mengurangi asupan air Anda karena dehidrasi dapat memperburuk rasa sakit dari kram menstruasi. Tetap terhidrasi benar-benar akan membantu Anda mengurangi rasa sakit kram.

3. Bantal pemanas

Panas membantu dalam sirkulasi darah yang tepat di daerah perut dan mengurangi rasa sakit. Solusi jangka panjang untuk mengisi ulang kantong air panas adalah dengan menggunakan bantalan pemanas yang dapat dililitkan di sekitar perut. Ini menjaga daerah perut tetap hangat untuk durasi yang lebih lama.

4. Pijat dengan minyak esensial

Minyak esensial seperti lavender, mawar, cengkeh, kayu manis membantu meredakan kram saat dipijat di perut. Para ahli menyarankan untuk menggunakan minyak dasar seperti minyak kelapa dengan minyak esensial untuk memaksimalkan efek pijatan pada kram.

5. Minum jamu dan minuman herbal

Herbal dikatakan anti-inflamasi di alam. Ini juga mengandung senyawa anti-spasmodik yang dapat meredakan rasa sakit yang terkait dengan kontraksi otot yang terjadi selama menstruasi. Berbagai herbal seperti biji adas, kayu manis, dan jahe membantu meringankan rasa sakit.

6. Cobalah pose yoga

Beberapa pose yoga benar-benar dapat membantu Anda selama menstruasi. Ini mudah dilakukan dan dapat meredakan rasa sakit Anda. Anda dapat mencoba berbagai pose selama menstruasi untuk bantuan cepat.

7. ​Jangan lewatkan jam tidur

Mereka yang memiliki masalah tidur dapat mengalami komplikasi kesehatan yang parah, salah satunya adalah kram periode nyeri yang ekstrem. Sangat penting untuk mempraktikkan kebiasaan tidur yang baik setiap hari. Tidur yang cukup daripada melakukan aktivitas lain yang Anda anggap dapat mengalihkan pikiran dari rasa sakit.

8. Minum kunyit

Kunyit memiliki sifat anti-inflamasi yang membuatnya efektif melawan kram. Senyawa bioaktif, kurkumin yang ada dalam kunyit benar-benar bekerja melawan kram menstruasi. Selama menstruasi, Anda dapat meningkatkan asupan kunyit, dengan memasukkan sejumput kunyit ke dalam segelas air hangat.

9. Latihan aerobic

Latihan aerobik intensitas rendah dapat mengurangi kram menstruasi. Latihan seperti bersepeda, jalan cepat, dansa lambat dapat membantu mengatasi kram menstruasi.

10.  ​Duduk di dalam pemandian air panas

Duduk di dalam bak mandi air panas atau berendam di dalamnya selama minimal 15 menit dapat menghilangkan rasa sakit dari tubuh Anda. Anda juga bisa menambahkan beberapa tetes minyak esensial atau garam epsom ke dalamnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sakit menstruasi
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top