Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Manfaat Probiotik untuk Pria, Bisa Tingkatkan Kadar Testosteron Lho

Berikut daftar manfaat konsumsi probiotik untuk pria, yang harus mulai disadari saat ini.
Mia Chitra Dinisari
Mia Chitra Dinisari - Bisnis.com 22 Juni 2022  |  14:59 WIB
Manfaat Probiotik untuk Pria, salah satunya bisa Tingkatkan Kadar Testosteron
Manfaat Probiotik untuk Pria, salah satunya bisa Tingkatkan Kadar Testosteron

Bisnis.com, JAKARTA - Sebuah studi di Journal of Neurogastroenterology and Motility mengungkapkan hubungan antara hormon seks dan mikrobioma.

Ini menunjukkan bahwa kebutuhan probiotik sebagai penghasil mikrobioma pada wanita dan pria berbeda.

Dr Giuseppe Aragona, seorang dokter gizi mengatakan manfaat utama mengonsumsi probiotik adalah mengisi kembali bakteri baik di usus Anda, mengurangi gejala gangguan pencernaan, mendukung kesehatan mental, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan membantu menurunkan berat badan.

Lantas apa sih sebenarnya manfaat probiotik untuk pria? Berikut daftarnya dilansir dari Livescience:

1. Kesehatan Mental

Sebuah studi di Journal of Medicine and Food mendukung bukti  bahwa ada hubungan langsung antara usus dan otak. Mikrobioma usus bahkan mungkin memiliki kekuatan untuk mengontrol pilihan makanan Anda, karena menggunakan sistem saraf dan saraf vagus untuk berkomunikasi dengan otak kita. Ada alasan mengapa usus dikenal sebagai 'otak kedua'. Dengan pemikiran ini, mikrobioma usus yang sehat dapat mendukung kesehatan mental yang baik, dan mikrobioma usus yang tidak sehat dapat berkontribusi pada masalah kesehatan mental.

Aragona mengatakan bahwa probiotik memiliki kekuatan untuk meningkatkan suasana hati Anda dan mendukung kesehatan mental yang lebih baik secara keseluruhan.

“Probiotik juga dapat meningkatkan suasana hati, fungsi kognitif dan dapat membantu menurunkan stres dan kecemasan. Mereka juga dapat mencegah perkembangan masalah kesehatan mental, seperti depresi pada pria, ”katanya. 

2. Kekebalan

Sebuah studi di Food Research International menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara mikrobioma usus yang sehat dan kekebalan yang baik. Mikrobioma usus yang beragam dan sehat dapat mengurangi permeabilitas dinding usus, yang pada gilirannya mencegah mikroorganisme jahat bergerak melalui dinding usus ke dalam darah, yang berfungsi sebagai jalan raya ke seluruh tubuh.

“Probiotik dapat membantu tubuh Anda melawan penyakit dan penyakit karena mereka meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan tentu saja sistem kekebalan yang sehat adalah kunci untuk fungsi tubuh yang sehat,” kata Aragona.

Studi lain di Journal of Autoimmunity menemukan bahwa ada perbedaan spesifik gender dalam kekebalan, lebih lanjut menunjukkan bahwa probiotik yang disesuaikan untuk pria mungkin merupakan pilihan yang lebih baik

Jurnal Pharmacology & Therapeutics telah menerbitkan penelitian yang menunjukkan bahwa probiotik dapat menjadi perbatasan baru dalam alat bantu terapi untuk mendukung kesehatan mental dan kondisi kognitif, seperti kecemasan, depresi, gangguan spektrum autisme, dan penyakit Parkinson. Ini juga mendukung pemisahan gender dalam persyaratan probiotik karena interaksi mikrobioma dengan hormon seks kita.

3. Kesehatan prostat

Sebagai seorang pria, penting untuk merawat prostat Anda, dengan satu dari delapan pria didiagnosis menderita kanker prostat dalam hidup mereka. Ini meningkat menjadi enam kasus dari 10 pada pria yang berusia 65 tahun atau lebih, dengan usia rata-rata diagnosis adalah 66 tahun. Dengan pemikiran ini, merawat prostat Anda mungkin menjadi perhatian khusus untuk pria di atas 50 tahun.

Ada bukti bahwa probiotik dapat membantu mengurangi peradangan pada prostat, menurut sebuah percobaan di La Clinica Terapeutica . Percobaan menemukan bahwa probiotik mengurangi jumlah bakteri E. coli dan E. faecalis dalam kultur urin, yang meningkatkan kesehatan prostat dan dapat membantu mencegah pembengkakan prostat (prostatitis) yang dapat menyebabkan masalah prostat lebih lanjut.

4. Meningkatkan hormon Testosteron

Hormon stres kortisol menekan testosteron, dan telah terbukti dalam penelitian bahwa probiotik dapat mengurangi kadar kortisol sehingga meningkatkan kadar testosteron.

5. Mengelola berat badan

Setelah 'menopause pria', ketika kadar testosteron turun, beberapa pria mengalami peningkatan berat badan.

Dengan probiotik, dapat membantu pria mengatur berat badan mereka. Penuaan dan perubahan hormonal dapat berkontribusi pada penambahan berat badan pada pria, terutama ketika kadar testosteron turun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

hormon hormon testosteron
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top