Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Penyebab Sakit Gejala Tipes Bisa Terjadi Berulang-ulang

Berikut tiga penyebab kenapa orang bisa berulang kali kena gejala tipes
Intan Riskina Ichsan
Intan Riskina Ichsan - Bisnis.com 07 Juli 2022  |  19:02 WIB
Penyebab Sakit Gejala Tipes Bisa Terjadi Berulang-ulang
Sakit tipes

Bisnis.com, JAKARTA — Typhus atau demam tifoid adalah satu infeksi saluran cerna yang mengenai usus halus yang disebabkan oleh bakteri yang disebut salmonella typhi atau salmonella paratyphi. Penularannya adalah karena infeksi saluran cerna dari makanan dan minuman yang terkontaminasi atau dari tangan yang kotor atau terkontaminasi bakteri.

Dilansir dari Doctor NDTV, dosis infeksi untuk infeksi tipes cenderung rendah, sehingga penyebaran dari orang ke orang sering terjadi. Kambuh karena tifus dapat terjadi, tetapi tidak begitu umum. Demam yang Anda derita juga bisa jadi dari kondisi infeksi lain yang harus disingkirkan dengan tes laboratorium yang memadai.

Ada banyak orang yang mengalami gejala tipes berulang, bahkan mungkin dengan rentang waktu yang tidak jauh.

Sakit tipes dikatakan berulang jika diagnosisnya tegak. Demam tifoid dibuktikan dari gejala yang mendukung dan bukti pemeriksaan penunjang seperti pemeriksaan antibodi akut atau kultur. Lantas, apa alasan tipes dapat terjadi secara berulang?

RA Adaninggar,dr,SpPD melalui akun Instagram @drningz menjelaskan bahwa ada beberapa mekanisme yang membuat orang bisa mengalami tipes yang berulang.

Karena masuk melalui mulut, maka ini disebabkan dari yang masuk ke dalam mulut. Setelah masuk melewati lambung dan usus, di usus akan mengalami infeksi dan keradangan yang kemudian bisa menembus dinding usus dan masuk ke dalam darah. Setelah masuk ke dalam darah, maka akan menyebar ke seluruh tubuh dan bisa bersembunyi di beberapa organ.

Berikut tiga penyebab kenapa orang bisa berulang kali kena gejala tipes

1. Bakteri bisa bersembunyi di kandung empedu atau ginjal

Organ yang menjadi reservoir dari bakteri ini adalah kandung empedu dan ginjal. Jadi ada beberapa orang yang masih bisa menularkan bakteri ini ke lingkungan sekitarnya meskipun seolah sudah sembuh karena bakterinya masih bisa keluar lewat feses dan kencing. Bisa dalam beberapa waktu mulai dari 3 bulan sampai satu tahun. Jadi orang ini bisa menulari orang lain atau menulari dirinya sendiri apabila saat buang air tangannya tidak bersih.

2. Bakteri yang bersembunyi bisa menyebabkan sakit ulang pada orang dengan daya tahan tubuh turun

Ada keadaan dimana bakteri yang bersembunyi ini bisa tiba-tiba keluar dan menyebabkan penyakit lagi. Ini dalam kondisi orang yang daya tahan tubuhnya turun jadi bisa terjadi berkali-kali atau berulang-ulang mengalami gejala tipes.

3. Tangan/makanan minuman yang tidak bersih bisa membawa infeksi baru

Meskipun seseorang sudah bersih dan tidak ada bakteri di reservoir tadi, masih ada kemungkinan bisa terinfeksi berulang dari lingkungannya. Jika tidak hati-hati, tidak rajin cuci tangan, dan tidak menjaga makanan atau minumannya dengan higienis, maka bisa terinfeksi lagi dengan salmonella typhi lainnya

Pencegahan Tipes Berulang

Jika Anda mengalami tipes berulang, maka segera ke dokter karena bisa saja ini disebabkan infeksi yang sebelumnya belum tertangani dengan baik. Mungkin saja ada bakteri yang resisten anti biotik jadi harus diganti dengan anti biotik lain. Jika Anda karier kronik, maka harus diobati anti biotik dengan jangka yang lebih panjang

Untuk pencegahan, selalu lakukan perilaku hidup bersih dan sehat. Jika Anda bekerja di tempat yang membutuhkan higienitas tangan seperti di bidang penyajian makanan, maka lebih baik Anda melakukan vaksinasi tifoid untuk melindungi diri Anda dan sekitar Anda.

Cuci tangan tiap sebelum atau setelah makan, buang air besar, dan buang air kecil. Jangan makan di tempat yang tidak higienis dan usahakan untuk buang air di toilet yang bersih.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

tifus infeksi Gejala Penyakit
Editor : Mia Chitra Dinisari

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top