Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Apakah Kleptomania dapat Diobati?

Kleptomania merupakan kondisi kesehatan mental yang dirasakan seseorang dengan adanya dorongan untuk mengambil barang milik orang lain secara tidak terkendali. 
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 16 Agustus 2022  |  15:09 WIB
Apakah Kleptomania dapat Diobati?
Ilustrasi kleptomania - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Baru-baru ini jagat maya di Indonesia diramaikan oleh video permintaan maaf yang dilakukan seorang pegawai minimarket.

Diketahui sebelumnya, pegawai minimarket tersebut mengunggah video aksi pencurian coklat yang dilakukan seorang perempuan ke media sosial. Alih-alih mengakui, si pencuri justru membela diri hingga menyewa kuasa hukum.

Banyak warganet yang menilai, pencuri yang diketahui bernama Mariana itu melakukan aksi pencurian bukan karena kebutuhan. Tetapi dorongan untuk mengambil barang milik orang lain. Penyakit seperti ini dinamakan kleptomania.

Apa itu kleptomania?

Dilansir dari myclavelandclinic dan healthline, kleptomania merupakan kondisi kesehatan mental yang dirasakan seseorang dengan adanya dorongan untuk mengambil barang milik orang lain secara tidak terkendali. 

Orang dengan kleptomania bahkan bisa saja menyesali perbuatannya setelah berhasil mengambil barang milik orang lain, tetapi dia akan terus melakukan ini meskipun mengetahui hal ini salah. Para ahli menyebutkan, kondisi ini merupakan gangguang kontrol impuls.

Impuls adalah rangsangan untuk melakukan sesuatu secara tiba-tiba tanpa memikirkannya terlebih dahulu. 

Siapa saja yang bisa terkena kleptomania?

Semua orang bisa saja terkena kleptomania, jika mengalami hal-hal berikut ini:

  1. Punyai penyakit mental seperti bipolar, gangguan kecemasan, gangguan kepribadian juga gangguan akibat penggunaan zat.
  2. Punyai masalah kadar serotonin yang rendah, hal ini bisa sebabkan meningkatnya perilaku yang bersifat impulsif
  3. Gangguan adiktif
  4. Alami ketidakseimbangan dalam sistem opioid otak yang berfungsi untuk mengontrol dorongan
  5. Punyai keluarga dengan riwayat kleptomania ataupun kecanduan
  6. Perempuan, studi menunjukkan dua per tiga pelaku kleptomania adalah perempuan
  7. Gegar otak
  8. Trauma psikologis
  9. Punyai keluarga yang kurang harmonis bisa jadi timbulkan kecenderungan anak jadi kleptomania jika ditambah dengan masalah gangguan suasana hati juga kecanduan lain.

Apakah kleptomania dapat diobati?

Umumnya kleptomania tidak dapat diobati tanpa bantuan dokter atau tenaga medis lainnya. Karena kleptomania butuhkan obat-obatan juga psikoterapi agar dapat menyingkirkan penyebab dan pemicu kleptomania.

Terapi yang biasa dianjurkan untuk pelaku kleptomania adalah terapi perilaku kognitif. Terapi ini membantu pelaku menghentikan perilaku-perilaku yang tidak menguntungkan dan cenderung merugikan untuk mencegah penyebab dorongan ingin mengambil barang milik orang lain.

Sedangkan untuk obat-obatan yang disarankan untuk dikonsumsi pelaku kleptomania adalah obat yang berfungsi untuk mengatasi gangguan suasana hati ataupun kondisi kesehatan terkait.

Pada pasien ini dokter akan meresepkan inhibitor reuptake serotonin selektif atau obat kecanduan yang berfungsi menyeimbangkan opioid untuk menyeimbangkan kimia dalam otak yang yang dapat sebabkan adanya dorongan untuk mencuri. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kleptomania pencurian pencuri alfamart Kinerja Alfamart
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top