Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Deretan Bahaya yang Mengintai Perokok Pasif, Bisa Sebabkan Serangan Jantung

Semua asap rokok berbahaya, termasuk asap yang dihembuskan oleh perokok ataupun asap dari ujung rokok.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 18 Agustus 2022  |  22:10 WIB
Deretan Bahaya yang Mengintai Perokok Pasif, Bisa Sebabkan Serangan Jantung
Bahaya kesehatan perokok pasif
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tahu istilah perokok pasif? Adalah mereka yang tidak merokok namun ikut terkena dampak negatif dari rokok.

Hal ini bisa terjadi ketika orang yang tidak merokok berada di dekat orang yang sedang merokok sehingga tanpa sengaja menghirup asapnya. Meskipun tidak merokok secara langsung tapi asap yang terhirup tetap bisa ganggu kesehatan.

Semua orang bisa jadi perokok pasif, namun risiko bertambah jika asap terhirup oleh bayi yang masih dalam kandungan (dihirup oleh ibu), anak-anak, orang yang punyai masalah kesehatan pernafasan.

Semua asap rokok berbahaya, termasuk asap yang dihembuskan oleh perokok ataupun asap dari ujung rokok.

Berikut bahaya yang diakibatkan menjadi perokok pasif menurut myclavelandclinic dan healthgovau.

Asap rokok dapat menyerang tubuh bahkan ketika baru lima menit terhirup. Pada lima menit pertama, arteri akan menjadi kurang fleksibel, setelah 20 sampai 30 menit akan mulai terjadi penggumpalan darah dan timbunan lemak di pembuluh darah yang dapat menyebabkan peningkatan risiko penyakit jantung juga stroke.

Setelah dua jam, akan mengalami aritmia atau detak jantung tidak teratur yang bisa picu serangan jantung juga masalah jantung yang serius lainnya.

Seberapa bahaya jadi perokok pasif?

Orang yang menghirup asap rokok dapat mengalami berbagai kondisi serius sebagai berikut:

●     Penyakit kardiovaskular yang terdiri dari jantung, vena, dan juga arteri. Seperti tekanan darah tinggi, aterosklerosis, serangan jantung juga stroke.

●     Masalah paru-paru berupa gangguan paru obstruktif kronik dan asma.

●     Peningkatan risiko kanker paru-paru,kanker di otak, kandung kemih, perut, payudara dan lain-lain.

●     Anak-anak yang menjadi perokok pasif dari orang disekitarnya yang merupakan perokok aktif dapat mengalami masalah pernapasan seperti batuk, bersin, sesak nafas.

●     Sering mengalami infeksi telinga.

●     Serangan asma yang cukup sering dan lebih parah dibandingkan dengan bukan perokok pasif.

●     Infeksi saluran pernapasan seperti pneumonia atau bronkitis.

●     Kerusakan pada mata seperti katarak

●     Kerusakan pada gigi

●     Berpengaruh juga pada perilaku

●     Kematian bayi secara mendadak

Siapa saja yang termasuk perokok pasif?

Semua orang yang tidak merokok namun berada di sekitar orang yang merokok adalah perokok pasif. Namun beberapa orang menghirup asap lebih banyak sehingga memiliki risiko mengalami kondisi serius yang juga lebih tinggi, beberapa orang itu adalah:

●     Pekerja industri jasa, hal ini terkhusus bagi orang-orang yang banyak berada di ruangan yang diperbolehkan merokok seperti restoran kedai kopi ataupun diskotek

●     Wanita hamil: ketika wanita hamil menghirup udara yang mengandung asap rokok, oksigen yang terhirup oleh bayi sedikit. Hal ini dapat sebabkan meningkatkan denyut jantung bayi, menurunkan berat badan, sebabkan keguguran, lahir mati, prematur bahkan kehamilan ektopik.

●     Bayi, anak-anak, juga hewan peliharaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Harga Rokok perokok merokok rokok elektrik iklan rokok penyakit kardiovaskular
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top