Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Daftar Makanan yang Bisa Cegah Penyakit Jantung

Ada sejumlah makanan yang ternyata bisa menjauhkan Anda dari risiko sakit jantung, simak perinciannya berikut ini.
Widya Islamiati
Widya Islamiati - Bisnis.com 07 Oktober 2022  |  19:30 WIB
Daftar Makanan yang Bisa Cegah Penyakit Jantung
Tomat - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyakit jantung kini masih merupakan penyakit yang harus diwaspadai. Berdasarkan data dari WHO penyakit jantung masih merupakan salah satu penyakit dengan angka morbiditas dan mortalitas yang tinggi di dunia dengan angka mencapai 18,6 juta orang setiap tahunnya.

Lalu di Indonesia, Kementrian Kesehatan Kementerian Kesehatan RI menyebut, pemanfaatan tertinggi BPJS juga diduduki oleh penyakit ini, dengan menghabiskan dan sekitar Rp10 Triliun per tahunnya, dan diperkirakan akan terus meningkat. Bahkan, orang yang bisa saja tiba-tiba meninggal akibat serangan jantung.

Seorang dokter dari rumah sakit Premier Jatinegara dr. Hasril Hadis menyebut, serangan jantung memang bisa sebabkan kematian jika tidak tertangani.“Serangan jantung dapat menyebabkan kematian bila tidak segera tertangani,” ungkapnya pada Kamis, (29/9/2022).

Meskipun, dr. Hasril Hadis, juga menyebut, tidak semua serangan jantung dapat mematikan. Salah satu cara mencegah penyakit jantung adalah mengonsumsi makanan yang bisa meminimalkan risiko penyakit jantung.

Berikut ini daftar rekomendasi makanan yang bisa meminimalkan risiko penyakit jantung menurut Betterhealthvic.gov.au dan pinkvilla.

1. Ikan beromega-3

Jenis Ikan beromega-3 seperti makarel, sarden, tuna, bandeng dan salmon. Jenis lemak omega-3 ini dapat menurunkan trigliserida serta meningkatkan kadar kolesterol HDL, meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan mengencerkan darah. Ini kemudian menyebabkan lebih kecil kemungkinannya tertahannya darah pemicu penyakit jantung.

2. Teh

Beberapa penelitian menunjukkan, antioksidan dalam teh dapat membantu mencegah menunjukkan penumpukan lemak di dinding arteri yang menyebabkan penyakit jantung. Selain itu, antioksidan dalam teh juga bisa berperan sebagai agen pembekuan darah anti dan meningkatkan pelebaran pembuluh darah untuk mendukung peningkatan aliran darah.

3. Sayuran hijau

Sayuran hijau seperti kangkung, sawi, ataupun bayam adalah sayuran berdaun hijau yang kaya akan vitamin, mineral, serta antioksidan yang baik untuk tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan, sayuran hijau dapat meningkatkan aliran darah melalui arteri Anda serta membantu proses pembekuan darah yang sehat yang mengurangi risiko penyakit jantung.
Selain itu, sayuran hijau juga kaya akan nitrat, ini berperan untuk membantu dalam mengontrol tekanan darah, kekakuan arteri, dan fungsi sel secara keseluruhan.

4. Tomat

Tomat adalah salah satu makanan sehat jantung terbaik yang kaya akan likopen. Likopen merupakan pigmen nabati alami yang penuh dengan sifat antioksidan. Ini membantu melindungi dari kerusakan oksidatif dan mencegah penyakit jantung. Tidak heran jika likopen sering dikaitkan dengan pengurangan risiko serangan jantung dan bahkan stroke.

5. Biji-bijian utuh

Biji-bijian utuh seperti gandum, beras merah, soba ataupun jelai bisa melindungi jantung. Penelitian menemukan bahwa melakukan diet dan mengonsumsi biji-bijian utuh dapat meningkatkan kesehatan jantung secara keseluruhan dan mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, juga berfungsi untuk mencegah serta mengelola hipertensi.

6. Alpukat

Alpukat merupakan buah sumber terbaik lemak tak jenuh tunggal yang baik untuk kesehatan jantung. Dikenal juga sebagai buah yang dapat mengurangi kadar kolesterol secara efektif sehingga menurunkan risiko penyakit jantung. Penelitian menunjukkan, alpukat dapat mengurangi kadar LDL atau kolesterol jahat, ini kemudian berdampak pada penurunan risiko penyakit jantung.

7. Dark coklat

Dark coklat atau coklat hitam dikenal manfaatnya untuk kesehatan jantung. Hal ini dikarenakan coklat hitam punyai kandungan antioksidan seperti flavonoid. Penelitian mengungkapkan bahwa mengonsumsi kurang dari 5-6 porsi coklat hitam tanpa pemanis per minggu dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner, stroke, dan bahkan diabetes.
Namun, konsumsi coklat ini dalam porsi yang besar juga tidak disarankan, sebab punyai kandungan kalori dan gula harus diperhitungkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jantung penyakit jantung serangan jantung sakit jantung
Editor : Mia Chitra Dinisari
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top