Usus buntu/istimewa
Health

Perbedaan Sakit Perut Akibat Asam Lambung dan Usus Buntu

Widya Islamiati
Senin, 17 Oktober 2022 - 21:09
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saat Alami sakit perut yang parah, orang seringkali sulit membedakan apakah sakit perut karena gas atau penyakit lain yang lebih serius, seperti usus buntu. 

Healthline menyebut, penyakit usus buntu yang meradang bisa menjadi keadaan yang mengancam jiwa. Ini terjadi akibat usus buntu yang tersumbat sehingga menimbulkan peradangan. 

Lalu apa perbedaan gejala usus buntu dan sakit perut akibat gas?

Gejala usus buntu

Gejala usus buntu adalah rasa sakit yang tiba-tiba dan tajam. Umumnya dimulai dengan kram di sisi kanan perut bagian bawah. Kram ini semakin lama semakin memburuk dan disertai dengan batuk ataupun bersin.

Rasa sakit yang ditimbulkan, tidak akan hilang sampai menerima tindakan pembedahan.

Gejala radang usus buntu lainnya seperti:

  • Mual dan muntah
  • Demam ringan, dengan suhu tubuh 38 ° C
  • Diare atau sembelit
  • Perut kembung
  • Tidak nafsu makan

Gejala sakit perut akibat gas

Rasa sakit akibat gas biasanya timbul seperti simpul di perut. Bahkan mungkin memiliki sensasi bahwa gas bergerak melalui usus.

Lokasi rasa sakit juga berbeda, jika usus buntu menyebabkan rasa sakit di sisi kanan bawah perut, nyeri gas dapat dirasakan di semua area perut, bahkan dada.

Nyeri atau sakit yang ditimbulkan biasanya berlangsung dalam hitungan jam, atau bahkan menit dan dapat hilang tanpa perawatan. Berbeda dengan rasa sakit usus buntu yang akan hilang jika dilakukan pembedahan. 

Rasa sakit akibat gas juga akan merasa lega setelah bersendawa ataupun buang gas. 

Pengobatan usus buntu

Pengobatan radang usus buntu biasanya membutuhkan operasi pengangkatan usus buntu. Prosedur ini sering dapat dilakukan sebagai operasi rawat jalan.

Ada dua jenis operasi usus buntu, operasi terbuka dan dan bedah laparoskopi.

Operasi terbuka

Operasi terbuka dilakukan dengan membuat satu sayatan di perut kanan bawah. Ini sangat membantu jika usus buntu pasien pecah dan area di sekitar usus buntu perlu dirawat karena infeksi.

Bedah laparoskopi

Operasi laparoskopi membuat beberapa sayatan kecil. Caranya dengan memasukan sebuah tabung yang disebut kanula dimasukkan ke dalam salah satu sayatan. 

Tabung tersebut mengisi perut dengan gas yang memperluas perut dan membantu ahli bedah melihat usus buntu dengan lebih baik.

Kemudian laparoskop dimasukkan melalui sayatan itu. Ini berisi kamera kecil yang menampilkan gambar di monitor terdekat. 

Kamera tersebut membantu memandu ahli bedah untuk mengangkat usus buntu. Mereka akan menggunakan instrumen yang dimasukkan melalui sayatan kecil lainnya.

Operasi laparoskopi ini dinilai memiliki risiko lebih sedikit daripada operasi terbuka dan memiliki waktu pemulihan yang lebih singkat.

Pengobatan sakit perut akibat gas

Nyeri akibat gas dipicu oleh konsumsi makanan yang tidak terjaga, cara menanganinya adalah dengan mengurangi makanan yang dapat memicu gas tersebut. 

Pemicu umum gas meliputi:

  • Kacang polong
  • Produk susu
  • Minuman berkarbonasi
  • Makanan berserat tinggi
  • Makanan berlemak
  • Lalu, untuk membantu meringankan rasa sakit perut akibat gas, pengobatan rumaham ini bisa menjadi salah satu saran, seperti:
  • Teh peppermint
  • Teh kamomil
  • Cuka sari apel dicampur dengan air
  • Obat Simetikon, yang dapat membantu mengumpulkan gelembung-gelembung gas sehingga dapat dikeluarkan dengan lebih mudah. 
  • Suplemen laktase dapat membantu jika merasa tidak toleran terhadap laktosa dan mengalami nyeri serta gejala lain setelah mengonsumsi produk susu.
  • Berjalan dan aktivitas fisik lainnya juga dapat membantu melepaskan gas yang terperangkap. 
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro