Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Manjur, Ini 8 Obat Batuk Alami Untuk Anak

Obat batuk alami menjadi pilihan orang tua untuk mengobati anak di masa ini.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 21 Oktober 2022  |  16:43 WIB
Manjur, Ini 8 Obat Batuk Alami Untuk Anak
Ilustrasi madu yang ternyata bermanfaat sebagai obat alternatif - Freepik.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Beredarnya isu larangan pemberian Paracetamol cair untuk anak membuat para orang tua menjadi khawatir. Simak beberapa obat batuk alami untuk anak yang sering ditemui di dapur rumah.

Obat batuk alami sangat jarang dikonsumsi oleh anak, karena selama ini orag tua memberikan Paracetamol cair. Kini pemerintah menduga bahwa obat sirop cair mengandung Dietilen Glikol (DEG) dan Etilen Glikol (EG) yang disebut-sebut menyebabkan penyakit gangguan gagal ginjal akut.

Kini, obat batuk alami untuk anak menjadi pilihan yang tepat agar menyembuhkan batuk pilek yang diderita oleh anak.

Simak obat batuk alami untuk anak yang bisa menyembuhkan batuk pilek:

1. Oleskan balsam khusus anak

Oleskan balsam ke dada sang buah hati. Disarankan metode ini digunakan untuk anak-anak yang berusia lebih tua dari 2 tahun.

Sebuah studi menunjukkan bahwa pemberian obat gosok (balsam) dapat sedikit mengurangi batuk hingga rasa sesak yang sering dialami anak-anak di malam hari.

2. Air jahe

Sebuah hasil penelitian menunjukkan bahwa air jahe dapat meredakan gejala pilek dan batuk. Air ini dikatakan mampu menghidrasi, dan panasnya dapat membantu mengurangi penyumbatan penyebab batuk pilek.

Rasa hangat yang ditimbulkan oleh air jahe dapat membantu mengendurkan otot-otot halus di saluran udara (hidung).

Caranya cukup sederhana, Anda dapat merebus jahe yang sudah dibersihkan dan dipotong selama lima hingga sepuluh menit. Kemudian ambil airnya saja untuk diminumkan ke anak Anda.

3. Kumur air garam

Selain dapat meredakan sakit tenggorokan dan sakit gigi. Berkumur dengan air garam juga dapat membantu mengencerkan lendir yang kental.

Selain itu, air garam berkhasiat dalam membersihkan alergen dan bakteri. Cara pengobatannya adalah dengan melarutkan 1/2 sendok teh garam ke dalam segelas air hangat.

Setelah itu minta anak Anda untuk berkumur dengan air garam tersebut, lalu ludahkan.

4. Madu

Madu menjadi bahan pengobatan alami yang mampu mengatasi batuk pada anak. Berikan madu sesuai dengan kebutuhan. Sebagai catatan, penggunaan madu hanya diperuntukkan untuk anak di atas satu tahun.

Untuk mendapatkan hasil yang efektif, penggunaan madu untuk menyembuhkan batuk ini hendaknya diberikan di malam hari, sebelum anak tidur.

5. Hirup aroma mentol

Obat alami lainnya yang dapat mengurangi batuk pilek pada anak adalah aroma mentol. Aroma yang dihasilkan oleh mentol diyakini mampu mengurangi peradangan pada saluran udara bagian atas.

6. Tidur dengan tambahan bantal

Pengobatan alami lain yang dapat dilakukan adalah tidur dengan posisi kepala yang lebih tinggi. Anda dapat memberikan tambahan bantal pada kepala sang buah hati saat sedang berbaring.

7. Mandi dengan air hangat

Mandi dengan air hangat dapat membantu melonggarkan lendir maupun penyumbatan yang menyebabkan timbulnya batuk.

8. Kencur

Mengonsumsi air rebusan kencur menjadi cara alamai untuk mengobati batuk. Kupas kencur, iris, dan rebuslah sekitar 2 sampai 3 siung kencur dan minum sarinya. Lakukan cara ini satu sampai dua kali sehari. Rasanya mungkin sedikit aneh, tetapi cara ini dipercaya ampuh untuk menyembuhkan batuk dengan cepat.

Untuk menambah rasa kencur, Anda bisa menambahkan madu atau lemon, agar menambah selera anak untuk minum air kencur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

obat batuk Batuk anak madu
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top