Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Festival Literasi Digital: Tips Bentuk Personal Branding di Medsos ala Raishu

Nathania Raissa atau Raishu membagikan tips-tips personal branding di media sosial (medsos) dalam Festival Literasi Digital.
Surya Dua Artha Simanjuntak
Surya Dua Artha Simanjuntak - Bisnis.com 12 November 2022  |  16:17 WIB
Festival Literasi Digital: Tips Bentuk Personal Branding di Medsos ala Raishu
Ilustrasi media sosial - Freepik.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Konten kreator media sosial Nathania Raissa atau yang lebih dikenal dengan Raishu membagikan tips-tips personal branding di media sosial (medsos) dalam Festival Literasi Digital.

Bisnis Indonesia Group menggelar Festival Literasi Digital dengan tema Menjangkau yang Terjauh, Jadilah Pahlawan Digital di Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada hari ini, Sabtu (12/11/2022).

Festival Literasi Digital merupakan penutup dari program peliputan Bisnis Indonesia bertajuk Jelajah Sinyal di NTT. Salah satu agenda Festival Literasi Digital adalah diskusi optimalisasi medsos.

Raishu yang menjadi pembicara memaparkan tiga tips untuk membentuk personal branding di medsos, terutama saat ingin membuat konten. Pertama, dengan melakukan riset. Raishu mengatakan sering mendapat ide konten karena sering memantau medsos.

“Kenapa tiba-tiba dapat ide? Karena sering nge-scroll, dan enggak bisa dimungkiri sosial media itu berputar sesuai yang terjadi di dunia nyata. Jadi mau enggak mau kalian itu harus up to date dan sering nge-scroll,” jelas Raishu.

Menurutnya, pengalaman-pengalaman pribadi juga dapat dijadikan konten di medsos. Meski begitu, Raishu menekankan setiap konten tersebut harus dimasukkan tren-tren terkini.

“Jadi mungkin bisa kalian buat sound yang lagi viral, dengan bentuk tren yang lagi viral juga, yang sering muncul,” ujarnya.

Kedua, buat konten yang ringan dan buat orang terhibur. Raishu berpendapat, tujuan utama orang ke medsos untuk mencari hiburan. Oleh sebab itu, jangan buat konten yang terlalu buat orang mikir.

“Kalau kalian buat TikTok yang ribet, yang misalnya tulisannya banyak, terus kalian berbelit ke sana ke mari, orang-orang juga jadi malas tonton video kalian, karena orang pada dasarnya ingin yang simpel, yang mereka sekali liat ngeri ini videonya tentang apa, oke ini lucu, ini buat ketawa,” ucap TikToker yang punya 1,5 juta pengikut tersebut.

Ketiga, cari tahu audiensi masing-masing. Untuk memastikan hal tersebut, dia menyarankan memanfaat fitur Insight yang ada di medsos. Dengan begitu, kita jadi tahu segmen pengikut dan orang melihat konten kita.

“Kan di TikTok itu kan ada Insight, itu isinya yang follow kalian siapa saja nih, cewek berapa persen, cowok berapa persen, terus rata-rata umur berapa,” ungkap Raishu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

media sosial instagram
Editor : Rio Sandy Pradana
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top