Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ngeri, Ini Masalah Kesehatan yang Muncul Saat Terlalu Lama  Duduk di Pesawat dan Kereta 

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penggumpalan darah saat hendak naik pesawat.
Ileny Rizky
Ileny Rizky - Bisnis.com 18 November 2022  |  16:55 WIB
Ngeri, Ini Masalah Kesehatan yang Muncul Saat Terlalu Lama  Duduk di Pesawat dan Kereta 
Ilustrasi pesawat atau jet pribadi - Freepik
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Pesawat menjadi alat transportasi yang digemari masyarakat karena kemampuannya yang dapat menempuh perjalanan jauh dalam waktu yang lebih cepat dibanding armada lainnya. Namun, terlalu lama berada di dalam pesawat dapat menimbulkan beberapa penyakit.

Penyakit yang bisa muncul saat naik pesawat yakni terhambatnya sirkulasi darah. Namun, ini biasanya menyerang orang yang memiliki varises dan gangguan jantung.

Berikut beberapa masalah kesehatan yang dapat muncul akibat terlalu lama berada di pesawat:

1. Sirkulasi darah tersumbat

Dilansir Healthline, Jumat (18/11/2022), duduk diam dalam waktu yang lama (lebih dari empat jam) dapat mempengaruhi kondisi sirkulasi darah dan memungkinkan akan menyebabkan terjadinya pembekuan darah.

Menempuh perjalanan jauh dengan pesawat terbang dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah. Hal ini terjadi ketika aliran darah melambat atau terhenti.

Perjalanan dengan pesawat yang memakan waktu hingga empat jam atau lebih, menjadi salah satu faktor penyebab risiko deep vein thrombosis (DVT) dan pulmonary embolism (PE).

DVT dan PE adalah komplikasi serius dari pembekuan darah yang bisa berakibat fatal. Keadaan ini bisa terjadi akibat berbagai mekanisme, di antaranya:

– Sirkulasi darah yang berjalan lambat. Ini biasanya terjadi jika tubuh tidak bergerak dalam jangka waktu yang lama.

– Darah kental atau mudah menggumpal.

– Kerusakan lapisan pada pembuluh darah vena.

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko penggumpalan darah saat hendak naik pesawat, yakni:

– Memilih kursi yang memungkinkan Anda dapat berbaring. 

– Penting juga untuk memberi tahu pihak maskapai seperti pramugara/i bahwa Anda rentan mengalami penyumbatan darah dan harus bisa bergerak di dalam pesawat.

– Tetap terhidrasi.

– Sesekali gerakkan kaki untuk membantu meregangkan otot paha.

– Hindari menyilangkan kaki, karena dapat mengurangi sirkulasi darah.

– Kenakan pakaian longgar dan tidak ketat.

2. Gangguan THT

Tekanan udara di dalam pesawat ketika berada di ketinggian akan lebih rendah dibandingkan dengan di permukaan. 

Hal ini yang kemudian akan menyebabkan udara dalam rongga-rongga tubuh memuai, termasuk udara yang terdapat di dalam telinga, hidung, dan tenggorokan.

Akibatnya, tubuh mulai merasa tidak nyaman dan timbulnya gangguan pada pendengaran. Bahkan, bisa menyebabkan mimisan.

3. Dehidrasi

Menempuh perjalanan panjang dan mengharuskan tubuh untuk tetap berada di dalam ruangan yang memiliki pendingin udara dengan sirkulasi tertutup, dapat membuat tubuh cepat dehidrasi. 

Hal ini disebabkan karena rendahnya kelembapan udara dalam kabin pesawat yang mengakibatkan mata, kulit, hidung dan tenggorokan menjadi lebih cepat kering.

4. Menurunkan imun

Berpergian menggunakan pesawat mengharuskan kita untuk membawa banyak barang dengan jarak yang cukup jauh. Hal inilah yang dapat menurunkan sistem imun tubuh.

Tubuh kita akan dipaksa untuk mendorong atau bahkan menggotong tas yang cukup berat selama berada di bandara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pesawat Gejala Penyakit penyakit penyakit jantung varises
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top