Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kenali Gejala dan Tanda Penyakit Liver dari Kaki

Penyakit liver bisa dideteksi sebelum menjadi lebih serius. Simak tanda penyakit liver dari kaki.
Arlina Laras
Arlina Laras - Bisnis.com 20 Januari 2023  |  21:08 WIB
Kenali Gejala dan Tanda Penyakit Liver dari Kaki
Ilustrasi sirosis hati - gleneagleshospital
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penyakit liver (hati) adalah gangguan pada fungsi atau fisiologis organ hati dan kenali gejala atau tandanya sejak dini. Liver atau hati sendiri merupakan organ penting yang ada di bawah tulang rusuk di sisi kanan perut.

Pasalnya, liver Anda berfungsi untuk membantu detoksifikasi tubuh dengan menghilangkan zat berbahaya dari aliran darah, memetabolisme obat-obatan dan bahan kimia lainnya, mengatur kadar gula darah dengan memproduksi dan menyimpan glukosa, menghasilkan empedu yang membantu mencerna lemak dan menyerap vitamin yang larut dalam lemak, dan mengatur kadar kolesterol darah. 

Alhasil dengan sebegitu banyaknya pentingnya peran liver dalam tubuh, maka ketika kondisi liver memburuk, hal itu dapat menyebabkan beberapa komplikasi kesehatan. Namun, masalahnya liver yang punya kondisi buruk, tidak selamanya menimbulkan tanda-tanda berupa gejala tertentu. 

Misalnya, penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD), di mana kondisi ini bisa tidak terdeteksi sama sekali. Namun seiring berkembangnya penyakit, maka masalah kesehatan ini mulai muncul hingga bisa sebabkan kematian.

Dilansir dari Times of India, Jumat (20/1/2023), nyatanya kaki kita bisa menjadi pendeteksi awal untuk bisa diketahui apakah ada kerusakan pada organ liver atau tidak.

Simak tanda penyakit liver dari kaki:

1. Kaki menjadi bengkak dan nyeri 

Nyeri kaki bisa menjadi tanda umum penyakit liver. Ketika liver berhenti berfungsi dengan baik, itu menyebabkan kelebihan cairan dan racun menumpuk di tubuh bagian bawah, menyebabkan edema perifer. 

Selain itu, beberapa penyakit hati, seperti sirosis, juga dapat menyebabkan kondisi yang disebut hipertensi portal, yang dapat menyebabkan pembentukan varises pada tungkai dan kaki, yang dapat menimbulkan rasa nyeri. 

2. Kaki gatal

Kaki gatal bisa menjadi gejala penyakit hati, terutama penyakit hati kolestatik seperti primary biliary cirrhosis (PBC) dan primary sclerosing cholangitis (PSC). Kondisi tersebut menyebabkan saluran empedu di hati tersumbat atau rusak, yang dapat menyebabkan penumpukan empedu di dalam tubuh. Penumpukan ini dapat menyebabkan rasa gatal yang hebat, terutama pada tangan dan kaki.

3. Kaki mati rasa atau kesemutan

Infeksi hepatitis C atau penyakit hati alkoholik dapat menyebabkan gejala seperti mati rasa dan kesemutan di kaki. Kondisi ini juga dikenal sebagai paresthesia. Walaupun kondisi ini tidak umum terjadi pada masalah hati, tapi dalam beberapa kasus, penyakit hati dapat menyebabkan neuropati perifer, suatu kondisi yang memengaruhi saraf yang berjalan ke ekstremitas, seperti tangan dan kaki.

Namun, menurut Mayo Clinic, ada beberapa gejala umum lainnya yang bisa dialami  penderita penyakit liver, seperti kulit dan mata tampak kekuningan, sakit perut dan bengkak, kulit gatal, warna urin gelap, tinja berwarna pucat, kelelahan kronis, hingga ada perasaan mual bahkan muntah. 

Bagaimana cara mengurangi risiko penyakit liver?

Para ahli merekomendasikan untuk membatasi minum alkohol, berhenti merokok, makan sehat, menjaga berat badan yang ideal, menggunakan obat dengan bijak, hidup bersih dan tidak berbagi jarum suntik untuk menyuntikkan narkoba. 

Selain itu, menurut Mayo Clinic, jika Anda berisiko lebih tinggi tertular hepatitis atau jika Anda telah terinfeksi virus hepatitis dalam bentuk apa pun baiknya untuk segera melakukan vaksinasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

liver tips sehat Gejala Penyakit
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top