Ilustrasi anak sekolah sedang belajar
Health

Ini Kata Ahli soal Bahayanya Masuk Sekolah Jam 5 Pagi, yang Sedang Viral di Kupang

Arlina Laras
Rabu, 1 Maret 2023 - 21:07
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Kebijakan jam masuk sekolah pukul 05.00 WITA yang diatur Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat itu pun menuai banyak polemik, karena dapat memicu sejumlah perilaku sosial yang membahayakan. 

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti pun menyayangkan karena kebijakan yang dibuat sangat minim sosialisasi, tak heran jika disambut dengan keterkejutan masyarakat. 

“Sebuah kebijakan publik harus melalui kajian akademik mendalam. Penting sebuah partisipasi publik, seperti guru, tenaga kependidikan dan peserta didik serta orang tua,” ungkapnya dilansir dari kanal Youtube Jurnal Restno Listyarti, Rabu (1/3/2023). 

Bahaya Anak Kurang Tidur

Psikolog Anak dan Keluarga, Samantha Ananta yang turut menyetujui bahwa anak-anak membutuhkan waktu tidur yang sesuai dengan usia perkembangan masing-masing anak. Rata-rata tidur anak usia remaja usia 14 sampai 17 tahun itu delapan sampai 11 jam. 

“Saat anak tidur ada cairan pembersih otak yang membersihkan otak dan produksi melatonin yang tinggi, sehingga bikin anak jadi lebih produktif dan kreatif di pagi hari,” jelasnya. 

Justru, apabila seorang anak kurang tidur, maka suasana hati dan emosi anak menjadi tidak stabil, hingga membuat konsentrasi menurun serta mudah lelah.

Permasalahan ini juga berkaitan dengan prefrontal korteks adalah suatu bagian otak yang spesial pada manusia, yang berfungsi untuk mengatur fungsi eksekutif, yaitu kemampuan merencanakan sesuatu, membuat keputusan, memecahkan masalah, mengontrol diri, mengingat instruksi, menimbang konsekuensi. 

Psikolog Anak, Remaja, dan Keluarga Novita Tandry pun mengatakan, bagian Prefrontal Korteks ini berkembang di masa pubertas dan berkembang hingga hampir sempurna di usia kurang lebih 25 tahun. 

“Kurangnya keterlibatan anak dalam kebijakan ini bisa dianggap sebagai suatu hukuman. Kurang tidur akan mempengaruhi kesehatan otak dan itu akan memicu perilaku yang berisiko, penggunaan narkoba agresif, hiperaktif, menarik diri lingkungan hingga bunuh diri,” ungkapnya pada Bisnis 

Bagi Novita, kebijakan pemajuan jam masuk sekolah sangatlah tidak tepat, mengingat generasi alpha saat ini sangat intens dengan gawai dan gim. 

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Retno Listyarti menambahkan penting bagi pemerintah daerah untuk mempersiapkan segala infrastruktur yang matang demi keselamatan semua masyarakat yang terlibat. Jika, ada yang tidak terpenuhi, maka baiknya itu dilakukan pembatalan. 

Bahkan, kebijakan ini pun cenderung melanggar sejumlah hak anak, mulai dari hak hidup, hak tumbuh kembang hingga hak perlindungan anak. 

Penulis : Arlina Laras
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro