Zat karsinogenik
Health

Dampak Buruk Zat Karsinogenik dalam Makanan, Bisa Picu Kanker Mematikan

Elsa Hayati Sukma
Rabu, 26 April 2023 - 16:34
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Karsinogen atau zat karsinogenik merupakan zat yang dapat menyebabkan kanker. Zat ini sebagian besar dapat menyebabkan kanker dengan menghasilkan mutasi pada DNA sel.

Kanker terjadi karena adanya mutasi (perubahan) pada DNA. Mutasi ini mempengaruhi cara beberapa sel tumbuh dan membelah dalam tubuh.

Pertumbuhan dan pembelahan sel dikontrol dengan ketat dan tepat. Namun, ketika proses ini terganggu dapat menyebabkan sel tumbuh dan membelah dengan cara yang tidak terkendali dan tidak dapat diprediksi.

Dalam kebanyakan kasus kanker, kerusakan ini terjadi dan diperbaiki oleh protein khusus yang ada dalam sel. Namun terkadang kerusakan yang terjadi pada DNA dalam sel tidak dapat diperbaiki dan dapat menyebabkan mutasi pada perkembangan kanker.

Kanker yang terjadi akibat mutasi DNA yang menyebabkan sel-sel dalam tubuh membelah di luar kendali. Kanker yang berasal dari zat karsinogen ini dapat terjadi melalui:

1. Lingkungan
2. Pilihan gaya hidup tertentu
3. Perawatan medis tertentu
4. Jenis infeksi
5. Paparan rumah atau tempat kerja

Dilansir melalui healthline, dua organisasi terutama Badan Internasional Untuk Penelitian Kanker (IARC) dan Program Toksikologi Nasional (NTP) yang merupakan bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), telah mengkaji lebih dari 1.000 potensi karsinogen. Namun, hanya 122 faktor penyebab kanker yang saat ini diklasifikasi sebagai karsinogen yang diketahui oleh manusia.

Program Toksikologi Nasional (NTP) melaporkan karsinogen setiap tahun mengalami pembaruan dimulai dari Desember 2021. Saat ini terdapat 64 faktor penyebab kanker yang terdaftar dan diketahui oleh manusia, sementara 192 faktor diantisipasi menjadi karsinogen bagi manusia.

Ada banyak jenis karsinogen yang dapat terjadi oleh tubuh manusia

1. Karsinogen terkait gaya hidup

Karsinogen ini terjadi dalam kehidupan sehari-hari yang menjadi gaya hidup meliputi produk tembakau, produk asap, produk olahan daging, perangkat penyamakan ultraviolet (UV) dan minuman beralkohol.

Menurut Masyarakat Kanker Amerika (ACS), tembakau menjadi penyebab utama kematian yang dapat dicegah di Amerika Serikat. Ini menyebabkan 20% dari semua kanker, termasuk 80% dari kanker paru-paru dan sekitar 30% dari semua kanker tersebut menyebabkan kematian.

2. Karsinogen Lingkungan

Beberapa karsinogen lingkungan seperti radiasi UV atau radon, dapat terjadi secara alami. Contoh karsinogen lingkungan yang umum meliputi radiasi sinar UV, asap rokok, asap pakaian dan furniture, polusi udara, asap knalpot mesin, gas radon.

American Academy of Dermatology (AAD) mencatat bahwa ka kanker kulit adalah kanker paling umum di Amerika Serikat dengan sekitar 1 dari 5 orang mengalami kanker tersebut.

Jenis kanker ini termasuk kanker yang ganas serta karsinoma non invasif yang dapat diangkat melalui pembedahan. Paparan sinar UV berlebih merupakan faktor risiko utama untuk semua jenis kanker kulit.

3. Karsinogen terkait medis

Karsinogen terkait medis mencakup beberapa jenis seperti virus dan bakteri serta jenis obat dan perawatan medis tertentu yang dapat menimbulkan risiko kanker seperti Virus Epstein-Barr (EBV), Virus hepatitis B (HBV), Virus hepatitis C (HVC), Bakteri Helicobacter Pylori, Virus harpes manusia, Virus Imunodefisiensi manusia (HIV) dan Virus papiloma manusia (HPV)

Sebuah studi memperkirakan bahwa 2,2 juta diagnosis kanker baru di seluruh dunia disebabkan oleh infeksi [ada tahun 2018. Penyebab utamanya adalah Helicobacter Pylori, HPV, serta hepatitis B dan C.

4. Karsinogen Pekerjaan

Karsinogen ini mungkin dapat ditemukan di tempat kerja seperti pertanian, konstruksi, pertambangan, pekerja logam, lukisan, manufaktur karet atau plastik.

Sebuah studi 2021 menggunakan data bahwa karsinogen akibat kerja yang dikumpulkan dari 195 negara antara tahun 1990 dan 2017 ditemukan bahwa:
- Ada 319.000 kematian yang terkait dengan karsinogen di tempat kerja pada tahun 2017
- Tingkat paparan karsinogen di tempat kerja telah menurun, namun beban kanker meningkat
- Sebagian besar karsinogen akibat kerja yang menyebabkan kanker saluran pernapasan
- Paparan asbes dan silika telah menyebabkan banyak kanker selama 20 tahun.

Tidak ada cara untuk mencegah kanker sepenuhnya. Namun, Anda dapat untuk mengurangi paparan terjadinya karsinogen perlu melindungi diri dari:

1. Berhenti merokok
2. Menghindari paparan asap rokok
3. Kurangi mengkonsumsi alkohol
4. Batasi asupan daging
5. Menggunakan tabir surya di bawah sinar matahari
6. Tetap berada pada kualitas udara yang baik
7. Ambil langkah untuk perkembangan hepatitis B, HPV, HIV dan HCV
8. Gunakan alat pelindung diri saat bekerja dalam paparan karsinogen.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro