Wisatawan menikmati pemandangan matahari terbit dari Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (15/12/2018)./JIBI-Rachman
Travel

Sejarah Candi Borobudur Hingga Menjadi Objek Wisatawan Mancanegara

Elsa Hayati Sukma 
Jumat, 12 Mei 2023 - 15:21
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Candi Borobudur adalah salah satu harta karun termahal dan berharga yang dimiliki oleh Indonesia dan dunia. Candi ini juga sempat masuk menjadi salah satu keajaiban dunia dan kini dinobatkan sebagai warisan dunia oleh Unesco.

Candi Borobudur terletak di Magelang, Jawa Tengah dan kini dijadikan objek wisata oleh pihak kelola setempat untuk mengenang sejarah dan asal usul terjadinya Candi Borobudur. Tidak hanya wisatawan lokal saja yang ingin melihat Candi ini, bahkan wisatawan mancanegara pun datang untuk melihat keindahan candi tersebut. 

Sejarah Candi Borobudur bermula sekitar abad ke-8 dan abad ke-9 pada 800 Masehi silam. Pada saat ini, pembangunan awal ini dilakukan ketika masa pemerintahan Dinasti Syailendra. 

Dinasti Syailendra merupakan dinasti yang berkuasa pada masa itu. Dinasti Syailendra membangun Candi Borobudur sebagai tempat pemujaan Budha dan tempat ziarah. Tempat ini berisikan petunjuk agar manusia menjauhkan diri dari nafsu dunia dan menuju pencerahan dan kebijakan menurut Budha. Peninggalan ini ditemukan oleh pasukan inggris pada tahun 1814 dibawah pimpinan Sir Thomas Stamford Raffles dan area candi berhasil dibersihkan seluruhnya pada tahun 1835. 

Pembangunan Candi Borobudur ini membutuhkan waktu yang cukup lama, yakni hingga beberapa ratus tahun sampai benar-benar selesai. Hal ini dilakukan pada sekitar tahun 825 saat masa pemerintahan Raja Samaratungga. 

Candi Borobudur memiliki bentuk bangunan seperti punden berundak yang mana semakin keatas semakin mengecil. Selain itu, terdapat empat buah tangga yang tersebar di setiap arah mata angin. 

Candi ini memiliki panjang sekitar 121,66 meter dan lebar 121,38 meter serta tinggi bangunan 35,40 meter yang merupakan struktur tingkatan yang ada pada bentuk Candi ini menyiratkan alam semesta akan roda kehidupan manusia.

Ini 3 zona di bagian luar, dan alam Nirwana bagian pusat:

Zona 1: Kamadhatu 

Alam dunia yang terlihat dan sedang dialami oleh manusia sekarang. 

Kamadhatu terdiri dari 160 relief yang menjelaskan Karmawibhangga Sutra, yaitu hukum sebab akibat. Menggambarkan mengenai sifat dan nafsu manusia seperti merampok, membunuh, memperkosa, penyiksaan dan fitnah. 

Tudung penutup pada bagian dasar telah terbuka secara permanen agar pengunjung dapat melihat relief yang tersembunyi di bagian bawah. Koleksi seluruh foto 160 relief dapat dilihat di Museum Candi Borobudur yang terdapat di Borobudur Archaeological Park. 

Zona 2: Rupadhatu 

Alam peralihan, dimana manusia telah dibebaskan dari urusan dunia. 

Rupadhatu terdiri dari galeri ukiran relief batu dan patung Budha yang secara keseluruhan terdapat 328 patung Budha yang memiliki hiasan relief pada ukirannya. Menurut manuskrip Sansekerta pada bagian ini terdiri dari 1300 relief yang berupa Gandawyuha, Lalitawistara, Jataka dan Awadana yang seluruhnya membentang sejauh 2,5 km dengan 1212 panel. 

Zona 3: Arupadhatu 

Alam tertinggi, rumah tuan 

Tiga serambi yang berbentuk lingkaran mengarah ke kubah di bagian pusat atau stupa yang menggambarkan kebangkitan dunia. Serambi pada bagian ini terdiri dari stupa berbentuk lingkaran yang berlubang, lonceng terbalik, berisi patung Budha yang mengarah ke luar candi. 

Terdapat 72 stupa secara keseluruhan yang terbesar berada di tengah tidak setinggi versi aslinya yang memiliki 42 m diatas tanah dengan diameter 9,9m. Berbeda dengan stupa yang mengelilingi nya, stupa pusat itu kosong dan menimbulkan perdebatan bahwa sebenarnya terdapat isi namun ada yang berpendapat bahwa memang kosong. 

Candi Borobudur ini memiliki beberapa fakta menarik yang mungkin belum banyak sebagian orang tahu mengenai fakta tersebut.

Berikut fakta menarik dari Candi Borobudur:

1. Candi Borobudur menyimpan 2672 panel relief dan 504 arca Budha yang menjadi salah satu candi terlengkap dengan relief terbanyak dalam skala dunia. 

2. Candi ini memiliki banyak sekali arca, salah satu nya adalah arca kepala Budha. Arca kepala Budha ini seringkali dikaitkan dengan cerita mitos yang hingga kini masih dipercaya kebenarannya. 

3. Candi Borobudur ini pernah di bom pada 21 Januari 1985 tepat berselang dua tahun proses pemugaran ke-2 dilakukan. Pemboman ini dikaitkan dengan pemahaman radikal yang mana 9 dari 13 bom tersebut meledak dan menghancurkan banyak balok stupa. 

4. Fakta terakhir terdengar mengejutkan karena Pemerintah Hindia Belanda pernah mendirikan sebuah warung kopi di puncak stupa ketika baru pertama kali candi ini ditemukan.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro