Anak main gadget/lifehacker
Health

Terlalu Sering Main Gadget Bisa Picu Autisme pada Anak? Ini Faktanya

Sabina Arla Yogandini
Rabu, 21 Juni 2023 - 08:47
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Di zaman sekarang, sudah banyak orang tua yang memperbolehkan anaknya untuk bermain tablet atau ponsel.

Hal itu kerap kali dilakukan agar orang tua dapat menyelesaikan kegiatannya atau membantu orang tua agar sang anak mau makan.

Tentunya hal ini dapat membantu orang tua, tetapi tidak sehat bagi anak untuk jangka panjang.

Melansir Health Shots, ditemukan bahwa adanya hubungan antara lamanya waktu anak saat bermain gawai dengan autisme.

Psikolog Rumania, Marius Teodor Zamfir telah memperhatikan bahwa anak-anak berusia antara 0 dan 3 tahun, yang tetap terpaku pada layar selama lebih dari empat jam dalam sehari mengalami kekurangan sensorik-motorik dan sosio-afektif.

Hal ini perlahan akan memicu perilaku yang mirip dengan perilaku yang ditemukan pada anak-anak yang didiagnosis dengan gangguan spektrum autisme (ASD).

Dia mengatakan bahwa "autisme virtual" bukan merupakan istilah medis atau psikologis yang diakui. Dia menambahkan bahwa paparan layar yang berlebihan tidak menyebabkan autisme.

Namun, hal ini merupakan kondisi perkembangan saraf dengan etiologi yang kompleks yang mempengaruhi kombinasi faktor genetik, lingkungan, dan neurologis.

Hingga saat ini belum ada bukti yang kredibel yang menunjukkan bahwa screen time yang berlebihan secara langsung dapat menyebabkan autisme pada anak-anak.

Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Psychiatry telah mengamati lebih dari 150 anak. Dari jumlah tersebut, 101 anak didiagnosis dengan autisme dan 57 anak lainnya merupakan anak-anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

Para peneliti menemukan bahwa waktu layar anak-anak penderita ASD lebih lama daripada anak-anak yang sedang mengalami perkembangan pada umumnya. Mereka juga menemukan bahwa waktu layar berhubungan dengan gejala autisme.

Penelitian mengenai autisme dan waktu bermain gawai masih terus dilakukan.

Namun, bermain gawai dengan waktu yang lama akan menyebabkan kondisi kesehatan tertentu pada anak-anak, antara lain:

1. Perkembangan bahasa dan kognitif

Anak-anak yang banyak menghabiskan waktunya dengan bermain gawai akan membuatnya kesulitan untuk berinteraksi sosial, memiliki masalah keterampilan kognitif, dan kemampuan berbahasa.

2. Perilaku dan regulasi emosi

Dalam sebuah penelitian dinyatakan bahwa adanya kemungkinan masalah perilaku pada anak yang terlalu sering bermain gawai sehingga membuat anak cenderung impulsif dan memiliki regulasi emosi yang buruk.

3. Gangguan tidur

Terlalu lama menatap layar, terutama di sore atau malam hari dapat mengganggu pola dan kualitas tidur sehingga menyebabkan kesulitan tidur.

4. Ketegangan mata dan masalah penglihatan

Menatap layar dalam waktu yang lama, terutama dengan jarak pandang yang terlalu dekat dapat menyebabkan ketegangan mata, mata kering, penglihatan kabur, dan masalah lain yang berhubungan dengan penglihatan.

5. Perilaku yang tidak banyak bergerak

Menghabiskan waktu yang berlebihan hanya dengan bermain gawai perlahan akan merubah gaya hidup atau malas gerak sehingga dapat berisiko obesitas dan masalah kesehatan yang lebih tinggi.

Melansir Mayo Clinic, Jika para orang tua telah memperkenalkan anak usia 18 hingga 24 bulan terhadap penggunaan gawai, pastikan tontonan tersebut berkualitas tinggi dan hindari penggunaan gawai tanpa diawasi oleh orang tua. Sementara itu, untuk anak usia 2 hingga 5 tahun, batasi waktu di depan layar hingga satu jam sehari untuk program berkualitas tinggi.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro