Makanan rendah kalori/Istimewa
Health

Deretan Negara dengan Konsumsi Kalori Terbanyak di Dunia

Mia Chitra Dinisari
Selasa, 11 Juli 2023 - 20:52
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Penelitian menemukan orang di 94 persen negara mengonsumsi lebih banyak kalori daripada jumlah harian yang direkomendasikan.

Pola makan seperti ini membuat risiko obesitas meningkat.

Obesitas sendiri, berkembang di seluruh dunia sejak tahun 1980-an tetapi secara resmi diakui sebagai epidemi pada tahun 1997.

Maraknya makanan cepat saji dan berkurangnya aktivitas fisik disebutkan sebagai beberapa faktor pendorong di balik masalah ini.

Sekarang penelitian telah menunjukkan dampak konsumsi kalori secara global dan negara mana yang makan lebih banyak dari yang direkomendasikan oleh badan kesehatan.

Adapun rekomendasi kalori yang disarankan NHS yakni wanita makan sekitar 2.000 kalori sehari, sementara pria makan sekitar 2.500.

Sementara Food and Drug Administration (FDA) di AS, menyebutkan sekitar 2.000 sehari sudah sehat.

Namun menurut data baru yang dikumpulkan oleh OurWorldInData yang berbasis di Universitas Oxford, 173 negara dari 184 negara yang disurvei mengonsumsi rata-rata lebih dari 2.000 kalori per hari.

Inggris berada di peringkat ke-26 secara keseluruhan, dengan rata-rata orang mengonsumsi 3.422 kalori setiap 24 jam.

AS menempati peringkat kedua untuk konsumsi kalori, dengan rata-rata 3.868 kalori per hari.

Meski tinggi, peringkat ini disalip oleh Bahrain, sebuah negara pulau kecil di Timur Tengah, di mana orangnya makan lebih dari 4.000 kalori sehari dua kali lipat dari jumlah yang disarankan.

Data juga menunjukkan bahwa empat dari 10 orang dewasa di negara ini mengalami obesitas.

Melengkapi lima negara teratas untuk konsumsi kalori adalah Irlandia, dengan 3.850 kalori per hari, Belgia, dengan 3.824, dan Turki, dengan 3.762.

Data tersebut dikumpulkan oleh OurWorldInData sebuah platform yang dijalankan oleh Universitas Oxford - menggunakan angka dari Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO).

Itu didasarkan pada total makanan yang dibeli per rumah tangga rata-rata untuk setiap negara.

Sebaliknya, beberapa negara mengkonsumsi jauh lebih sedikit dari yang direkomendasikan 2.000 kalori per hari.

Republik Afrika Tengah memiliki konsumsi kalori terendah di dunia, hanya 1.641 per orang per hari.

Ini diikuti oleh Burundi (16,96), Madagaskar (1.770), Zimbabwe (1.853) dan Yaman (1.957).

Konsumsi rendah kalori di negara-negara tersebut diperkirakan terkait dengan periode kerusuhan politik di daerah tersebut, yang berdampak pada pasokan makanan dan ekonomi.

Data terpisah yang dibagikan oleh OurWorldInData menunjukkan bahwa sekitar 13 persen orang dewasa di seluruh dunia mengalami obesitas

Dan delapan persen kematian global pada 2017 disebabkan oleh obesitas.

Diketahui dapat meningkatkan risiko berbagai kondisi kesehatan dan penyakit seperti penyakit jantung, diabetes, dan bahkan kanker.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro