Death Valley
Travel

Ini Dia Titik 'Mendidih' Bumi, Suhu Terpanas Capai 56,7 Derajat Celcius

Salma Permata Dewi
Selasa, 25 Juli 2023 - 11:44
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Bukan di negara beriklim tropis, tempat terpanas di dunia ada di Greenland Ranch, Death Valley, California, Amerika Serikat. Ini merupakan sebuah gurun yang luasnya sekitar 7.800 km2.

Death Valley tercatat di Guinness World Record pada 13 September 2012. Suhu yang diukur pada 10 Juli 1913 tercatat sebesar 56,7°C (134°F).

Sebelumnya, selama 90 tahun, rekor suhu tertinggi yang tercatat dipegang oleh El Azizia, Libya, dengan suhu sebesar 58°C.

Hasil studi pada 2012 membuat World Meteorological Organisation (WMO) menyimpulkan bahwa pengukuran suhu El Azizia dapat menjadi tidak akurat sebanyak 7°C karena berbagai faktor. Salah satu faktor yang memengaruhi ketidakakuratan suhu tercatat adalah permukaan yang tidak merepresentasikan dengan adil dari tanah gurun asli, seperti pengukuran di aspal.

Rata-rata suhu harian yang tercatat di Furnace Creek, Death Valley adalah sebesar 46,1°C (115°F). Lalu, pengukuran yang pernah dilakukan pada 15 Juli 1972 mencatat pengukuran suhu di sana menunjukkan suhu semakin panas di tanah dan menunjukkan pengukuran sebesar 93,8°C (201°F). Suhu ini hanya 11 derajat dari titik didih air.

Alasan yang membuat Death Valley memiliki rekor suhu terpanas di dunia adalah letaknya yang kira-kira 190 kaki di bawah permukaan laut. Death Valley juga memiliki curah hujan yang kurang dari tiga inci di lembah gurun tiap tahunnya.

Dilansir dari Los Angeles Times, suhu tinggi di Death Valley menyebabkan kematian beberapa hari lalu. Seorang penduduk Sunland berusia 71 tahun bernama Steve Curry menyukai mendaki dan memanjat. Pada Selasa (18/7/23) dia melakukan pendakian di Zabriskie Point, Death Valley. Setelah menyelesaikan pendakian, dia pingsan dan meninggal di sana.

Pada hari itu, suhu di sana sangat panas. Walaupun demikian, Curry bertekad untuk menyelesaikan perjalanan pulang perginya dari Golden Canyon ke Zabriskie Point. Dia memulai pendakiannya pada pukul 10 pagi. Kemudian, sekitar pukul 15:40, Curry pingsan di luar kamar kecil di Golden Canyon. Seorang pengunjung menggunakan ponsel untuk menelepon 911 dan melaporkan kondisi tersebut.

Suhu tinggi di Death Valley memang sangat mematikan. Bahkan, seperti yang dilansir dari CBS, bulan ini ahli meteorologi memberikan peringatan mengenai suhu di Amerika Serikat, termasuk Death Valley. Pada Senin (17/7/23) CBS melaporkan hubungan rekor panas telah bergeser sedikit ke timur dari California ke Arizona, New Mexico dan Texas.

Menurut National Weather Service, suhu di Death Valley melebihi rekor yang tercatat di Guinness, yakni mencapai 125,6 derajat Fahrenheit pada Minggu (16/7/23). Ceverny, koordinator pencatatan Organisasi Meteorologi Dunia, mengatakan bahwa dengan pemanasan global, suhu seperti itu menjadi semakin mungkin terjadi. Ada dampak yang didapat dari pemanasan ini. Dampak jangka panjangnya, pemanasan global menyebabkan suhu ekstrem yang lebih tinggi dan lebih sering.

Selain di Death Valley, berikut daftar titik terpanas di bumi lainnya

1. Oodnadatta, Australia

Oodnadatta, Australia, terletak sekitar setengah jalan antara Adelaide dan Alice Springs di bagian tengah negara itu, adalah tempat dengan suhu tertinggi yang pernah tercatat di Belahan Bumi Selatan, menurut Arsip Cuaca & Iklim Ekstrim Organisasi Meteorologi Dunia. Suhunya mencapai 123 derajat Fahrenheit (50,7° Celsius) pada Januari 1960.

2. Kebili, Tunisia

Salah satu tempat terpanas di bumi, Kebili, Tunisia, memegang rekor suhu tertinggi yang pernah tercatat di Belahan Bumi Timur, dengan 131 derajat Fahrenheit (55° Celcius) yang ditandai pada Juli 1931.

3. Mitribah, Kuwait

Mitribah, Kuwait, mencatat suhu tertinggi di Wilayah II WMO, yang meliputi sebagian besar Asia, pada Juli 2016, ketika suhunya mencapai sekitar 129 derajat Fahrenheit (53,9° Celsius).

4. Turbat, Pakistan

Pada Mei 2017, Turbat, Pakistan, mengalami panas terik yang mencapai kira-kira 128,7 derajat Fahrenheit (53,7° Celcius), salah satu suhu terpanas yang pernah tercatat di Asia.

5. Rivadavia, Argentina

Rivadavia, Argentina, mengklaim suhu tertinggi yang pernah tercatat di Amerika Selatan, dengan 120 derajat Fahrenheit (48,9° Celsius) yang mencengangkan pada Desember 1905, menurut WMO.

6. Tirat Tsvi, Israel

Dengan suhu terdokumentasi tertinggi 129 derajat Fahrenheit (54° Celcius) pada bulan Juni 1942, Tirat Tsvi di Israel memegang rekor di antara tempat-tempat di Wilayah VI WMO (Eropa, termasuk Timur Tengah dan Greenland).

8. Athena, Yunani

Athena, Yunani, mencatat rekor untuk benua Eropa pada Juli 1977, saat suhu tertingginya mencapai 118,4 derajat Fahrenheit (48° Celcius). Andai saja Acropolis memiliki AC!

9. Gurun Luth, Iran

Pencitraan satelit NASA mengungkapkan lebih banyak tempat terpanas di bumi, merekam suhu kulit daratan (kali ini, mengukur pemanasan permukaan tanah daripada metrik suhu udara yang digunakan oleh WMO) di daerah terpencil yang sulit dijangkau. Sebuah laporan NASA 2012 mengatakan Dasht-e Lut di Iran mencapai 159,3 derajat Fahrenheit (70,7 ° Celcius) pada tahun 2005.

10. Gunung Api, Cina

Dengan nama seperti "Flaming Mountains", tidak mengherankan jika area ini cukup panas. Menurut laporan NASA yang sama, lokasi ini benar-benar melewati 150 derajat Fahrenheit (65,5° Celcius, suhu kulit daratan) pada tahun 2008.

11. Dallol, Etiopia

Meskipun lokasi-lokasi di atas mencatat rekor suhu super tinggi, Danakil Depression di Ethiopia secara konsisten dikenal karena panasnya sepanjang tahun. Bidang hidrotermal Dallol, yang terletak di dalam Depresi Danakil, juga menciptakan lanskap yang benar-benar dunia lain.

Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro