Ilustrasi smoothie bowl/BBC.co.uk
Health

Smoothie Pisang dan Beri Adalah Kombinasi Buruk, Kok Bisa?

Redaksi
Senin, 28 Agustus 2023 - 21:34
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Smoothie buah adalah minuman lembut yang terbuat dari campuran buah-buahan segar atau beku, biasanya juga diberi tambahan susu atau yogurt.

Smoothie buah sangat populer karena itu merupakan cara yang enak dan mudah untuk mengonsumsi berbagai nutrisi dari buah-buahan. Banyak orang mengonsumsi smoothie buah sebagai sarapan atau menu khusus diet. Biasanya, smoothie tidak hanya dibuat dengan satu buah, melainkan dua buah atau lebih. 

Dilansir dari SciTech Daily, penelitian baru dari University of California, menunjukkan bahwa mencampurkan bahan-bahan tertentu ke dalam smoothie dapat memengaruhi apakah tubuh Anda mendapatkan tambahan nutrisi.

Penelitian yang baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Food and Function Royal Society of Chemistry menggunakan smoothie untuk menguji bagaimana berbagai tingkat polifenol oksidase memengaruhi tingkat flavanol dalam makanan untuk diserap oleh tubuh. Flavanol adalah sekelompok senyawa bioaktif yang baik untuk jantung dan kesehatan kognitif Anda dan secara alami ditemukan dalam apel, pir, blueberry, blackberry, anggur, dan coklat.

Apel yang sudah diiris atau pisang yang sudah dikupas akan cepat berubah warna menjadi coklat. Hal ini terjadi karena polifenol oksidase atau PPO yang merupakan suatu enzim yang secara alami terdapat dalam makanan tersebut. Pencoklatan terjadi ketika makanan yang mengandung enzim tersebut terkena udara, terpotong, atau memar. 

Para peneliti meminta peserta meminum smoothie yang dibuat dengan pisang dan smoothie yang dibuat dengan campuran buah beri. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang meminum smoothie pisang memiliki kadar flavanol 84% lebih rendah dalam tubuhnya dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Dilansir dari The Health Site, penulis utama Javier Ottaviani menyatakan bahwa menambahkan satu buah pisang dapat dengan cepat menurunkan kadar flavanol dalam smoothie dan kadar flavanol yang diserap dalam tubuh. Seperti yang dikatakan sebelumnya, ini menunjukkan bahwa kombinasi bahan tertentu dapat memengaruhi penyerapan senyawa pangan dalam makanan.

Penelitian ini juga menyatakan bahwa memadukan buah-buahan dengan aktivitas PPO tinggi seperti pisang dengan buah-buahan kaya flavanol (beri, anggur, dan kakao) dalam smoothie mungkin merupakan kombinasi yang buruk. Hal yang sama berlaku untuk buah-buahan dan sayuran dengan aktivitas PPO tinggi lainnya seperti sayuran bit. Oleh karena itu, Anda perlu mencari kombinasi yang mendukung nutrisi. 

Academy of Nutrition and Dietetics merekomendasikan konsumsi 400 hingga 600 miligram flavanol setiap hari untuk kesehatan kardiometabolik. Selain dengan buah-buahan, seperti nanas, jeruk, mangga, atau yogurt, Anda dapat mendapatkan asupan flavanol dari berbagai cara. Teh juga merupakan sumber flavanol yang baik, tetapi seberapa banyak flavanol yang tersedia untuk diserap bergantung pada cara penyiapannya.

Penulis : Redaksi
Bagikan

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terkini

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Terpopuler

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro